Posts

Showing posts with the label Serba-serbi Perempuan

Pergeseran dari Tim Gamis ke Tim Celana dan Tunik

Image
Bulan puasa kemarin aku pernah membuat blogpot di widiutami dot com, bareng dengan #BloggerKAH tentang tim gamis dan jilbab segiempat, eh, ternyata sekarang daku bergeser dari tim gamis ke tim celana dan tunik. Dulu juga tim daster addict, sekarang malah enggak punya daster babar blas, dasternya sudah pada pensiun tapi emak K enggak niat beli.

Why?

Si K yang mulai super aktif dan membutuhkan gerak leluasa dan lincah untuk mengikuti langkah-langkahnya menjadi alasan utama. Mobilitas yang semakin tinggi dan mengharuskan aku membonceng ataupun nyetir motor dengan membawa si K, harus mempehatikan benar-benar keamanan dan kenyamanannya, menjadi alasan kedua,

Gamis yang kumiliki biasanya kupakai saat di rumah. Jika keluar rumah dengan menggunakan gamis, aku masih memakai celana kulot sebagai dalamannya, biar kalau nenteng-nenteng ujung gamis auratnya tetap aman. Lha piye, si K itu kalau lompat lincah, jika emaknya ribet dengan gamis, aduh, bocahnya bakal melesat dan aku harus mengejarnya.

Ba…

Hati-hati, Bajumu juga Dihisab, lho.

Image
"Aku nggak mau jika nanti saat yaumul hisab nunggu kamu yang kelamaan dihisab bajunya. Tak tinggal lho, ya."  Ucapan suami yang selalu terngiang-ngiang ketika ingin hunting baju. Ucapan singkat yang berhasil membuatku urung membeli baju jika tidak benar-benar urgen. Ucapan yang menahan lisan untuk menyampaikan jika ingin beli gamis/ baju saat jalan-jalan bareng suami, padahal beliau bukan tipikal suami yang pelit, amplop gajian, ATM, dan everything hasil keringat beliau istrinya yang megang. Beliau hanya memegang uang sekedar untuk nongkrong di angkringan.
Fitrahnya perempuan pada umumnya, selalu ribet urusan penampilan. Selalu merasa kekurangan baju, padahal baju segambreng begitu hingga almari nggak muat. Pusing setiap kali akan keluar, bukan lantaran stock baju habis, tetapi saking banyaknya pilihan baju, itu pun masih berkata; nggak ada baju. Hayo, ngaku.

Seorang kyai--Allahu yarham--, aku lupa siapa nama beliau, membatasi bajunya hanya tiga lembar. Sarung tiga lembar, …