Posts

Showing posts with the label Salatiga

Tertibkan Pengamen di Alun-Alun Pancasila!

Assalamu'alaikum. Bapak pejabat humas Pemkot Salatiga yang terhormat, Melalui surat elektronik ini saya ingin menyampaikan beberapa hal terkait Pengemis & Pengamen yang sering beroperasi di Salatiga, khususnya yang beroperasi di Alun-alun Pancasila Kota Salatiga. Pertama, pengemis yang sering beroperasi di alun-alun sangat memprihatinkan. Dari waktu ke waktu jumlahnya semakin bertambah. Ada yang masih kecil ada juga yang sudah sangat tua. Kalau mereka melakukan hal tersebut karena memang tak punya sumber penghasilan sungguh kasihan, bapak! Padahal di Salatiga sendiri banyak pabrik-pabrik baru dibangun dan terkadang sampai menyebabkan konflik dengan warga. Sebenarnya, pabrik-pabrik yang dibangun di Salatiga ini sudah bisa menampung angkatan kerja penduduk Salatiga jika bapak pejabat pemkot benar-benar berusaha menerapkan aturan yang jelas. Tentunya, lowongan pekerjaan dari sektor Industri bisa mengurangi angkatan kerja yang malah berprofesi sebagai pengamen atau pengemis. Tidak…

Tentara Bersedia Menjadi Kuli demi Kemanunggalan

Image
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), dulunya disebut dengan AMD atau ABRI Masuk Desa. Pergantian nama program kegiatan tersebut dikarenakan pergantian nama dari ABRI ke TNI.

TMMD ke 93 yang diselenggarakan oleh KOREM 073/Makutarama dibuka pada tanggal 09 Oktober 2014. Inspektur Upacara (Irup) pada upacara pembukaan tersebut dilaksanakan oleh Kolonel Kav Bueng Wardadi. Upacara pembukaan dilaksanakan di kecamatan Argomulyo - Salatiga.

Prajurit TNI bersama-sama dengan warga bergotong royong membangun desa. Kegiatan TMMD ke 93 tersebut diantaranya adalah:
Memperbaiki beberapa vasilitas umumMerenovasi beberapa rumah wargaMembangun kedekatan dengan waga Salah satu rumah warga yang direnovasi adalah miliknya bapak Heru Karyadi.  Di sini, 4 tentara bahu-membahu mengerjakan proyek renovasi rumah bagian belakang selama 4 hari.





Tanggal 21 Oktober 2014, prajurit yang ditugaskan merenovasi rumah miliknya bapak Heru Karyadi dipindahkan ke tempat yang lain.

Salatiga, Riuh Takbir Raya dengan Drumblek

Image
Haru suasana malam Idul Adha terasa di se antero kota Salatiga tadi malam, 04 Oktober 2014. Menjelang maghrib, suara takbir mulai terdengar mengalun bersahutan. Suara letusan kembang api pun tak mau ketinggalan, diiringi beberapa kali suara ledakkan mercon ukuran jumbo yang memekakkan telinga. Paramuda mudi RT 01 Noborejo sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti lomba Drumblek yang diselenggarakan dalam rangka untuk memeriahkan malam Idul Adha di daerah Jagalan, Salatiga.Kemeriahan hari raya dengan isi acara pawai, takbir keliling, lomba takbir keliling dengan musik tradisional dan semacamnya itu, dulu sempatkutentang. Aku kukuh mempertahankan prinsip “sok suci”ku. Mengatakan bahwa acara-acara tersebut tidak sesuai dengan syariat. Meriah secara lahiriyah, tidak meriah secara batiniyah apalagi ruhaniyah. Banyak larangan syariat dan madlorot pada acara tersebut, antara lain bercampurnya laki-laki dan perempuan non muhrim, unsur kemubadziran dengan menggunakan dandanan yang berlebihan, …

Mempertahankan Budaya Kawasan Sub Urban

Image
Masyarakat di kawasan sub urban seperti di kecamatan Argomulyo, Salatiga ini merupakan masyarakat yang sering mengadapi budaya-budaya baru yang dibawa pendatang dari luar daerah. Apabila masyarakat tersebut tidak mampu memperkuat diri dengan budaya lokal, maka budaya tersebut akan luntur dan diganti dengan budaya baru. Apabila masyarakat mau berkompromi, maka kemungkinan terjadinya akulturasi budaya sangat tinggi. Namun, apabila masyarakat lokal dan para pendatang dari luar tersebut saling mempertahankan budayanya masing-masing tanpa ada kemauan untuk mengkompromikan kedua kebudayaan, maka akan berpotensi menimbulkan konflik horisontal yang merugikan kedua belah pihak.Suatu kawasan yang mengalami urbanisasi atau mengalami proses peng(kota)an akan ditandai dengan adanya beberapa budaya yang memiliki interval sangat jauh, yaitu budaya kota dan budaya desa yang bercampur menjadi satu. Kawasan ini belum bisa dinamakan kota, namun juga tidak bisa sepenuhnya dianggap sebagai desa. Itulah ka…

Dimana-mana Hatiku Senang

Image
Disini senang, disana senang. Dimana-mana hatiku senang. Syalalala...lalala.
Di kursi senang, lesehan senang Dimana-mana hatiku senang. Kerupuk sambal, hatiku riang Makan apapun hatiku senang.
Siapa yang tidak kenal bait pertama tulisan ini? Lagu bernada riang yang selalu menemani hari-hari saat di bangku taman kanak-kanak. Lagu itulah yang menggambarkan keriangan adik-adik sore ini. Keriangan yang menular dengan cepat, membuat semua penghuni rumah mungil ini ikut tersenyum riang.
Mereka belajar, membawa buku kemana-mana. Menulis lesehan di lantai. Membaca sembari selonjoran di kursi. Berlarian kesana-kemari dengan tangan memegang pensil . Buku berserakan. Di bawah rak, di lantai kayu, di ruang tamu, di atas karpet... dan di kursi.
Ketika dek Tegar memulai untuk memakan kerupuk yang tersedia di meja raung tamu, adik-adik yang lain mengikuti. Apalagi setelah dek Tegar membawa saus sambal, semakin riuh. Ramai saling berebutan untuk mencolek kerupuk ke saus sambal. Menulis sembari ber-hah-hu…

Percetakan IRLA Design

Image
IRLA Design merupakan Industri percetakan yang berlokasi di dusun Klampeyan, desa Noborejo, kecamatan Argomulyo, Salatiga - Jawa Tengah.

Nama IRLA adalah kependekan atau singkatan dari Islam Rahmatal Lil Alamin  diambil dari bahasa Arab yang telah disesuaikan dengan bahasa Indonesia. Nama ini menjadi merk resmi IRLA dengan harapan bisa menjadi rahmat bagi seluruh alam. Tidak merugikan konsumen dan tetap ramah pada lingkungan sosial maupun fisik.

IRLA didirikan pada hari Ahad tanggal 15 September 2014 oleh Ahmad Budairi dan istrinya, Widi Utami. Berawal dari penyediaan jasa print hitam dan berwarna, sekarang berkembang menjadi percetakan yang mampu bersaing dengan percetakan kelas atas.

Jasa-jasa yang disediakan IRLA antara lain:
Print hitam/warnaCetak fotoDesign/cetak undanganDesign/cetak sertifikatDesign/cetak kartu nama, kartu pelajar, kartu mahasiswa dllDesign/cetak brosurDesign/cetak bukuDesign/cetak stiker Design/cetak majalahPembuatan kaligrafiPembuatan peta digital Pembuatan tok…

Pasar Noborejo, Salatiga

Image
1.Info LokasiPasar Melati atau pasar Noborejo terletak di desa Noborejo, kecamatan Argomulyo, kota Salatiga, provinsi Jawa Tengah.Pasar ini, pada mulanya dibuat untuk mengatasi overload pedagang di pasar Kembangsari. Sebagian pedagang di pasar Kembangsari direlokasi ke pasar Melati ini agar penataan tata ruang kota Salatiga semakin mudah.Penyediaan lokasi pasar baru ini ternyata belum mendapat respon positif dari para pedagang. Hal ini dibuktikan dengan masih banyak stand penjualan yang masih kosong atau belum digunakan. Hal ini bisa terjadi karena beberapa faktor, diantaranya:a.Pedagang merasa mengalami penurunan omzet akibat perpindahan lokasi penjualannya. Sehingga, pedagang tersebut kembali ke pasar Kembangsari.b.Pedagang menganggap kalau lokasi pasar Melati kurang strategis dibandingkan dengan pasar Kembangsari, sehingga mereka tak mau pindah di pasar yang baru.2.RuteDari pusat kota Salatiga naik angkot no. 6 atau bis Jurusan Solo, turun di pasar Nobo.3.Peta Lokasi

Pasar Pusat Kota Salatiga

Image
1.Info LokasiPasar pusat Kota Salatiga yang terletak di pusat kota Salatiga merupakan tempat favorit bagi warga Salatiga dan sekitarnya untuk berbelanja ataupun sekedar menghilangkan kejenuhan dengan menikmati berbagai macam kuliner.Beberapa patung Ganesha menjadi maskot khas pasar ini. Patung Jenderal Sudirman menyambut pengunjung di bundaran Kaloka dengan mal Ramayana yang berdiri gagah. Untuk mengatasi membludaknya pengunjung yang bertahun-tahun lalu selalu menyebabkan kemacetan, lalu lintas satu arah diberlakukan di pasar pusat Kota Salatiga.Area Shoping Centre menjadi tempat favorit pemburu barang-barang bekas. Los-los buku bekas ramai dengan pecinta literasi. Begitu pula pada los-los barang elektronik bekas, besi bekas dan beberapa barang antik seperti televisi tempo dulu hingga setrika arang.Berjalan di lorong-lorong toko menuju selatan, pengunjung akan sampai di Pasar Raya II yang merupakan pusat perbelanjaan pakaian dan sepatu sandal. Di lantai bawah, terdapat los-los pakaian…

Mbah Min, Penjual Kembang di Alun-alun Salatiga

Image