Posts

Showing posts with the label Renungan

Para Pecundang dan Pembual Berebut Kekusaaan, Anak-Anak Bersusah-Payah Demi Sekolah

Image
Pagi tadi, melakukan blog walking malah menemukan foto yang diupload oleh Mbah Nyutz di Twitter. Foto yang membuat hati sedih, kasihan, marah, dan lain sebagainya.

Judul artikel ini sengaja dibuat panjang. Diambil dari kuot asli yang dibuat mbah Nyutz di twitter.

Di dalam foto yang diupload mbah Nyutz, terlihat dua gadis kecil seumuran SD yang sedang berjalan di atas seutas tali untuk menyeberangi sungai. Mereka mengenakan seragam SD. Entah mau berangkat sekolah atau sedang perjalanan pulang. Miris, sedih, kasihan melihat mereka yang berani berjuang dengan ancaman nyawa yang nyata kalau sampai terjatuh dari tali tersebut.

Di sisi lain, para pelaku politik entah politikus atau politisi busuk , mereka sedang merebutkan kekuasaan. Niat awalnya ingin memperjuangkan nasib rakyat, namun apa daya terbentur nasib sendiri akibat politik yang amburadul.



Tips Memilih Pasangan Hidup

Suatu hari ada seorang teman yang bimbang ketika dihadapkan dengan beberapa pilihan siapa yang akan dipilihnya untuk menjadi pendamping hidup. Beberapa pilihan calon pendamping itu memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Hingga membuatnya berandai-andai, "andaikan saja kelebihan mereka itu dijadikan satu, pasti aku tak akan bingung memilih".

Dia berusaha mencari pendapat dari teman-teman, orang tua, dan guru-gurunya, namun tetap saja membuatnya bimbang. Dia masih kesulitan untuk mengambil keputusan siapa yang akan dipilih untuk dijadikan pendamping hidup.

Masalah seperti yang disampaikan tersebut, ternyata banyak dialami oleh pemuda-pemudi yang hendak menentukan siapa calon pendamping hidupnya. Terlebih bagi orang yang perfeksionis, mengharuskan diri untuk mendapat pendamping hidup sempurna, tanpa celah kekurangan. Mustahil!

Islam memberi cara yang sebaiknya ditempuh ketika menghadapi kebimbangan/kegalauan yaitu dengan melakukan Sholat Istikhoroh. Sholat Istikhoroh …

Landasan Sebuah Pernikahan

Apa sih tujuan menikah itu? Menuruti perasaan cinta? Menuruti Syahwat? Atau menuruti nafsu?

Kyai Ahmad Asrori Al-Ishaqi (R.A) dhawuh, orang menikah itu jangan karena menuruti perasaan suka atau senang, jangan karena faktor kepingin, apalagi karena faktor kebelet menikah. Karena, senang, kepingin, dan kebelet itu mempunyai batasan. Ada durasi waktu tertentu, setelah itu hilang. benar tidak?

Seberapa kuat rasa senang atau suka itu jika tidak dilandasi dengan keimanan? Wajar kalau masih haram (masa pacaran dan belum resmi menikah) perasaan senang atau suka itu menggebu. Kemana-mana inginnya selalu dekat dan mepet, naik angkot pun ingin mepet padahal masih banyak tempat kosong. Bahkan sampai ada kalimat ampuh, "Meskipun di kolong jembatan, asal berdua, rasanya dunia ini seperti milik kita berdua". Rasa suka atau sayang saat masih haram tersebut didorong oleh nafsu serta dipoles dengan hiasan keindahan oleh para pakar dan master Syaitan. Jadi wajar kalau perasaan itu terasa mengg…

Pacarmu akan Menjadi Musuhmu

Suatu ketika ada teman yang curhat pacarnya. Dia seorang cewek cantik dan pintar, selalu berprestasi di kelasnya. Pacarnya seorang aktivis kampus yang kegiatannya sangat padat dan sering tak masuk kuliah karena kegiatannya itu. Dari segi akademik, pacarnya jauh di bawah temanku itu.

Hari itu, dia datang dengan membawa kabar berita bagus tentang pacarnya. Dia menceritakan kalau pacarnya telah mendapatkan penghargaan oleh lembaga pemerintah berkat perjuangannya di organisasi yang dipimpinnya. Dia pun menjanjikan jamuan traktiran setelah pacarnya kembali ke kampus beberapa hari yang akan datang.

Sebagai seorang teman, aku ikut bahagia atas prestasi yang dicapai oleh pacar temanku itu. Bukan karena dia pacar temanku, melainkan karna organisasi yang dikelola itu benar-benar memberi manfaat bagi orang lain. Benar-benar sebuah pengabdian yang bukan provit oriented.

Aku merasakan dilema. Aku tahu kalau pacaran memang menjadi sesuatu yang wajar dan umum bagi kebanyakan masyarakat di Indonesia.…

Janganlah Membelenggu Anakmu

Image
Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan( Al Kahfi 46 )Betapa bahagianya orang tua yang diberi amanah seorang anak, karna dari anaklah harapan-harapan tertanam seindah mungkin. Dan dengan dianugrahi seorang anaklah bisa jadi motifasi diri semangat mencari rizqi dan semangat membenahi kehidupan secara baik pula dan orang tua akan jadi cerminan bagi anak-anaknya. Betapa bahagianya hati orang tua bila dalam kluarga hususnya anaka anaknya dalam kedamaian, ketenangan, agamis dan penuh jiwa jiwa islami. Sungguh sangat beruntung sekali kehidupan suatu kluarga bila didalamnya sudah tertanam ruhul ilahiyah.Dari sinilah bermulanya, karna sudah menjadi hal biasa bila orang tua mengharapkan  putra-putrinya menjadi orang yang yang sempurna, taat beribadah, prilaku yang baik, yang cerdas sepritualnya, cerdas lingkungan dan menjadi anak yang  bisa dibanggakan. Ter…

Renungan | Doa yang Terkabul

Ya Tuhan, jadikan aku orang yang hanya dengan kipas-kipas saja uang mendatangiku!
Cling: 10 tahun kemudian ia jadi penjual sate...

Ya Tuhan, jadikan aku orang yang hanya dengan duduk menggerak-gerakkan kaki, bisa dapat rejeki!
Cling: 12 tahun kemudian ia menjadi penjahit!

Ya Tuhan, jadikan aku orang yang hanya dengan duduk diam uang mendatangiku!
Cling: 6 tahun kemudian ia menjadi penjaga ponten umum di terminal!

Ya Tuhan, jadikan aku orang yang memerintah orang kaya! Jadikan aku hambaMu yang mengatur mereka dengan leluasa dan kuasa!
Cling: 5 tahun kemudian ia jadi tukang parkir!

Ya Tuhan, jadikan aku orang yang berwibawa, tatapanku disegani orang, dan setiap yang bertemu merasa sungkan!
Cling: 11 tahun kemudian ia jadi debt collector!

Ya Tuhan, jadikan hamba orang penting bermobil yang jasa hamba dibutuhkan orang, dan setiap bantuan hambaMu ini membahagiakan orang. Kabulkan Ya Tuhan!
Cling: 13 tahu…

Renungan | Meneladani Kehidupan Sultan Akbar

Image
Jengis Khan dan balatentaranya memang bengis & amoral, tapi Allah menakdirkan anak cucunya menjadi para sultan terkemuka di kawasan Asia Tengah hingga India. Di India, anak cucu Jengis Khan melalui Zahiruddin Muhammad Babur mendirikan Dinasti Mughal (Moghul/Mongol). Di antara raja agung dinasti Mughal, tersebutlah Sultan Akbar, cucu Babur, yang memerintah 1556-1605. Ini sultan yang eksentrik dan kontroversial karena inklusifitas pemikiran dan pandangan keagamaannya. Maklum, ia menyediakan forum dialog lintas agama. Ia juga dituduh kafir, murtad, zindiq, Syiah, Hindu, hingga pendiri agama baru. Ia dituding Syiah karena berguru pada Mir Abdullathif, sufi Persia yang berpandangan moderat. Padahal gurunya ini juga dituding Syiah oleh orang India, dan dituduh Sunni oleh orang Syiah. Repot nian. Ia dituduh Hindu karena banyak menempatkan orang Hindu dalam pos-pos vital di pemerintahannya. Ia dituduh mendirikan agama baru karena gigih mencari titik temu ajaran-ajaran agama. Ia dituduh zi…

Renungan | Hilangnya Warisan Budaya Bangsa Indonesia

Image
Sudah nonton "Chinese Zodiac" yang dibintangi Jackie Chan? Jika iya, film ini sebagaimana film lain yang dibintangi Jackie Chan, selalu menyelipkan pesan nasionalistik dan perlawanan terselubung terhadap narasi Barat-Eropa. Saya tak hendak mengulas narasi cerita yang memang bagus serta dibarengi adegan konyol artistik ala Jackie Chan. Intinya, JC dan teman-temannya berusaha mengembalikan harta karun peninggalan kekaisaran Tiongkok berupa artefak, lukisan, arca perunggu, dlsb, yang dulunya dirampok Barat dan diperjualbelikan di balai lelang dengan harga jutaan dollar.Menonton film ini mempertautkan ingatan saya dengan "nasib" Indonesia. Intinya, ada kesamaan antara Tiongkok dan Indonesia. Dua negara besar ini pernah menjadi obyek jajahan bangsa Barat (+ Jepang). Penjajah datang, mengadu domba anak bangsa, sambil menguras kekayaan alam. Yang dilakukan penjajah, dimanapun sama: menggempur benteng, memporakporandakan istana, menguras isi perbendaharaan pusaka, lalu men…

Inspirasi | Nelayan yang Rajin Ibadah

Image
Pastinya karena penampilan yang memukau, ditambah pandai bergaul dan memikat.
Dimanapun saya tinggal selalu punya Bapak angkat, cuma memang nasib mujur tidak memihak, lebih dari 5 Bapak angkat saya semuanya tidak ada yang kaya.Salah satunya adalah Pak Men, nama lengkapnya Warsimen, seorang nelayan miskin yang temperament, tidak mengenal Agama semenjak kecil, mulanya saya berguru ilmu petung kepada Beliau, namun akhirnya Beliau menginginkan saya untuk mengajarkan Sholat.Semenjak itu Beliau rajin Ibadah, lisannya tak pernah diam mengucapkan kalimat SOLOWOH 'ALA MUKAMAD, kalau bosan membaca ASTAKPIRUWOH.Semangat ibadahnya memang tinggi sekali, sampai sampai Beliau tidak mau meninggalkan jum'atan walau sedang melaut. Caranya adalah Beliau sengaja membawa radio, di tengah laut beliau stel radio itu ketika sudah waktunya Khutbah. Tentu saja Beliau berwudlu dulu, kemudian duduk bersila, dan Radio itu beliau taruh di depannya, khusyu' mendengarkan, seperti ketika beliau mendengarka…

Renungan | Keseimbangan Dzikir dan Fikir

Image
Baiklah, para sahabat Iron Man yang berbahagia, kita sepakat jika Islam adalah agama egalitarian, yang menekankan derajat setara tanpa memandang suku, ras, jabatan, keturunan, asal-usul, dlsb. Meskipun demikian, di dalam Islam, ada yang harus dibedakan. Al-Qur'an telah menggarisbawahi dengan benderang bahwa dalam aspek ini kita harus "diskriminatif". Ya, dalam aspek ilmu kita harus berlaku demikian. "Apakah sama orang yang berilmu dengan yang tidak berilmu?" (QS. Azzumar: 9). Ini jelas pertanyaan retoris, artinya jawabannya sudah pasti, yaitu "tidak sama". "Apakah sama orang-orang yang buta dengan yang melihat?" (QS. Al-An'am: 50; Ar-Ra'd: 16); "Apakah sama kegelapan dengan cahaya?" (Ar-Ra'd: 16).Berulang kali al-Qur'an menyebutkan bahwa tidak sama antara kebodohan dan ilmu. Kemuliaan dalam Islam terletak dalam ilmu. Karena itulah sahabat Iron Man yang berbahagia, jika datang ke majelis zikir juga dirasa penting, ma…

Kisah | Ketika Rasulullah Lapar

Image
Sungguh Abu bakar mengunjungi Rasulullah untukmeminta izin, namun dia mendapati orang-orang duduk di pintu karna tidak di beri izin masuk oleh Rasulallah. (periwayat berkata) kemudian Abu bakar di beri izin masuk. lalu datanglah Umar yang juga di beri izin masuk.Maka di dapati Nabi dalam keadaan duduk, lapar, juga diam dan di kelilingi oleh istrinya. lalu Umar berkata: "Demi Allah, saya akan berucap sesuatu yang menjadikan Nabi SAW tertawa" "Wahai Rasulallah, andai aku melihat binti Kharijah memintaku nafkah, maka aku akan mendatanginya lalu memukul lehernya". Rasulullah pun tertawa,,, lalu berkata:
"Mereka di sekelilingku seperti engkau lihat memintaku memberi nafkah".Lalu Abu bakar berdiri mendatangi Aisyah (putrinya sekaligus istri Rasulullah) lalu memukul lehernya. dan Umar juga berdiri pada Hafsah (putrinya sekaligus istri Rasulallah) lalu memukul lehernya. keduanya (Abu bakar dan Umar) berkata:
"Apakah engkau meminta sesuatu yang tidak di punyai …

Khutbah | 7 Langkah Mencuci Hati

Image
الحمد لله, الحمد لله الذى أعد للمؤمنين والمؤمنات جنات تجرى من تحتها الانهار أحمده سبحان الله تعالى وأشكره على نعمه الغزار, وأشهد أن لااله الا الله وحده لاشريك له الملك العزيز الغفار, وأشهد أن سيدنا ونبينا محمدا عبده ورسوله المختار, اللهم صل وسلم وبارك على عبدك ورسولك محمد نور الانوار وسر الاسرار وعلى اله الأبرار واصحابه الاخيار ومن تبعهم باحسان الى يوم القرار. اما بعد.فيامعاشر المسلمين رحمكم الله أوصيكم ونفسى بتقوى الله وقد فاز المتقون واحثكم على طاعته لعلكم تفلحون.

Ma’asyiral Muslimin RahimakumullahPada kesempatan kali ini, khatib hendak mengisi khutbah jum’at ini dengan dua buah kisah teladan dari sayyidina Umar bin Khattab radhiallahu ‘anhu dan Hatim al-Asham. Kisah ini semoga dapat menjadi inspirasi kita bersama dalam beramal dan menjalankan ibadah keseharian. Sehingga kita benar-benar menjadi seorang muslim yang sehat lahir dan bathin.Jama’ah Jum’ah yang BerbahagiaSuatu ketika seorang sufi ahli ibadah bernama Hatim al-Asham (w. 237 M) diminta penjelasan oleh Ashim bin Yusuf setela…