Posts

Showing posts with the label Kisah

Emak-emak Gendong

Image
"Sesuk adol jahene makde Tun, yo, Nduk. Sopo reti iso gawe tuku buku.1" ujar Ibu saat aku melaporkan jika membutuhkan buku paket penunjang.
Keesokan harinya, aku ikut ibu ke rumah makde Tun yang berjarak kurang lebih satu kilometer dari rumah. Ibu menenteng lipatan garung goni dan timbangan gantung. Di pundaknya tersampir selendang kecil lusuh berwarna coklat tua. 
"Dhe, ning ngendi jahene?2" celetuk Ibu saat sampai di halaman rumah makde Tun. Perempuan berambut keriting yang tengah nginang3 itu segera menggiring ibu ke kandang sapi. 
Tumpukan jahe terlihat tak jauh dari tumpukan rumput hijau persediaan pakan sapi. Aku turut menemani Ibu memilah-milih jahe. Mengelompokkan jahe berdasarkan jenis dan kualitasnya. Jahe gajah, jahe merah atau jahe keriting. Jahe yang busuk dipisahkan untuk dibuang. Setelah dipilah, jahe dimasukkan ke dalam karung untuk kemudian di timbang.
Timbangan yang telah dililit selendang diikat kuat-kuat di celah-celah pintu sebelum digunakan u…

Inspirasi | Nelayan yang Rajin Ibadah

Image
Pastinya karena penampilan yang memukau, ditambah pandai bergaul dan memikat.
Dimanapun saya tinggal selalu punya Bapak angkat, cuma memang nasib mujur tidak memihak, lebih dari 5 Bapak angkat saya semuanya tidak ada yang kaya.Salah satunya adalah Pak Men, nama lengkapnya Warsimen, seorang nelayan miskin yang temperament, tidak mengenal Agama semenjak kecil, mulanya saya berguru ilmu petung kepada Beliau, namun akhirnya Beliau menginginkan saya untuk mengajarkan Sholat.Semenjak itu Beliau rajin Ibadah, lisannya tak pernah diam mengucapkan kalimat SOLOWOH 'ALA MUKAMAD, kalau bosan membaca ASTAKPIRUWOH.Semangat ibadahnya memang tinggi sekali, sampai sampai Beliau tidak mau meninggalkan jum'atan walau sedang melaut. Caranya adalah Beliau sengaja membawa radio, di tengah laut beliau stel radio itu ketika sudah waktunya Khutbah. Tentu saja Beliau berwudlu dulu, kemudian duduk bersila, dan Radio itu beliau taruh di depannya, khusyu' mendengarkan, seperti ketika beliau mendengarka…

Kisah | Ketika Rasulullah Lapar

Image
Sungguh Abu bakar mengunjungi Rasulullah untukmeminta izin, namun dia mendapati orang-orang duduk di pintu karna tidak di beri izin masuk oleh Rasulallah. (periwayat berkata) kemudian Abu bakar di beri izin masuk. lalu datanglah Umar yang juga di beri izin masuk.Maka di dapati Nabi dalam keadaan duduk, lapar, juga diam dan di kelilingi oleh istrinya. lalu Umar berkata: "Demi Allah, saya akan berucap sesuatu yang menjadikan Nabi SAW tertawa" "Wahai Rasulallah, andai aku melihat binti Kharijah memintaku nafkah, maka aku akan mendatanginya lalu memukul lehernya". Rasulullah pun tertawa,,, lalu berkata:
"Mereka di sekelilingku seperti engkau lihat memintaku memberi nafkah".Lalu Abu bakar berdiri mendatangi Aisyah (putrinya sekaligus istri Rasulullah) lalu memukul lehernya. dan Umar juga berdiri pada Hafsah (putrinya sekaligus istri Rasulallah) lalu memukul lehernya. keduanya (Abu bakar dan Umar) berkata:
"Apakah engkau meminta sesuatu yang tidak di punyai …