Posts

Showing posts with the label Homestay

Manfaat Homestay

1.Merangsang Perkembangan Neuron OtakOtak berkembang jika menghadapi hal-hal yang baru. (Rahmat, 2005: 261) Otak memerlukan stimulan-stimulan aktif untuk mengaktifkan myelin otak. Stimulan-stimulan ini bisa berupa lingkungan yang baru maupun aktifitas baru.Ada dua cara untuk mengayakan lingkungan. Pertama memberikan latihan mental yang menantang otak. Mempertahankan rasa ingin tahu yang disarankan Diamond, termasuk disini. Kedua, menyediakan lingkungan belajar yang merangsang otak (Rahmat, 2005: 259).Homestay menuntut anak untuk berinteraksi langsung dengan lingkungan, melakukan aktivitas-aktivitas fisik dengan lingkungan yang baru. Lingkungan homestay ‘memaksa’ anak untuk merangsang kemampuan otak ketika dihadapkan dengan tantangan-tantangan baru.2.Meningkatkan Kecerdasan AnakPenelitian Surevaag dan Grrenoughtentang pengayaan lingkungan tikus mengungkapkan tiga hasil penelitian yang amat penting:a.Tikus dengan lingkungan yang diperkaya mengembangkan otak yang lebih berat dengan konek…

Konsep Homestay

Rancangan pelaksanaan homestay tergantung pada lokasi homestay yang dituju. Ada beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan sebelum sekolah melaksanakan homestay, antaralain:Dilaksanakan minimal sekali selama sekolah pada jenjang SMP dan SMA dalam waktu sekurang-kurangnya tiga hari dua malam. Lokasi ditentukan setelah melalui observasi yang sangat ketat dengan MoU bersama aparat dusun setempat. Minimal dusun tersebut dihuni oleh berbagai macam profesi, aman dan menantang siswa untuk belajar. Kegiatan homestay digawangi oleh kepanitiaan yang telah ditentukan oleh sekolah pada awal tahun ajaran baru. Dengan rundown acara yang telah terstruktur rapi. Adapun profesi warga yang menjadi ortu asuh: penjual es cincau, peternak ayam, pembuat tampah, peternak sapi, petani, penjual kripik-klanting dan bakpao, tukang membuat bata, dll. (W/3)Dari uraian hasil wawancara tersebut, dapat disarikan hal-hal yang harus dipersiapkan sebelum melaksanakan homestay, antaralain:1.Penentuan lokasi melalui o…

Faktor Pendukung Penerapan Homestay

Image
1.Kurikulum 2013 yang Berbasis Tematik Terintegrasi Dalam melaksanakan program pendidikan tidak bisa lepas dari kurikulum. Pendidikan di sekolah merupakan pendidikan yang bersifat formal. Dalam pelaksanaannya sekolah membutuhkan kurikulum agar proses pembelajaran berlangsung secara teratur dan terkonsep. Menurut Mac Donald (dalam Sukmadinata, 2012: 5) sistem persekolahan terbentuk atas empat subsistem, yaitu mengajar, belajar, pembelajaran dan kurikulum. Mengajar (teaching) merupakan kegiatan atau perlskusn professional yang diberikan oleh guru. Belajar (learning) merupakan kegiatan atau upaya yang dilakukan siswa sebagai respons terhadap kegiatan mengajar yang diberikan oleh guru. Keseluruhan pertautan kegiatan yang memungkinkan dan berkenaan dengan terjadinya interaksi belajar mengajar disebut pembelajaran (instruction). Kurikulum (curriculum) merupakan suatu rencana yang memberikan pedoman atau pegangan dalam proses kegiatan belajar mengajar. Dari uraian tersebut, kurikulum merupaka…

Urgensi Homestay

Pelaksanaan homestay dilatarbelakangi dengan keprihatinan akan berbagai hal yang terjadi dalam polemik pendidikan Indonesia yang menuai berbagai silang pendapat dari para ahli. Latar belakang perlunya diadakan homestay antaralain: 1.Perubahan Kurikulum dari KTSP menjadi Kurikulum 2013 Perubahan kurikulum menjadi masalah tersendiri bagi guru terutama terkait dengan model pembelajaran dan medianya. Banyak guru yang putus asa karena merasa tidak mampu menerapkan tuntutan kurikulum baru dan akhirnya menyerah dengan tetap belajar sebagaimana kelas tradisional. Hal ini mengakibatkan tujuan kurikulum tidak tercapai dengan maksimal. Inovasi media serta model pembelajaran baru diperlukan agar tujuan kurikulum 2013 bisa tercapai. Homestay dengan konsepnya yang berbasis lingkungan nyata, dimana anak terjun langsung ke dalam kehidupan nyata menawarkan model dan media pembelajaran yang mampu meliputi seluruh pendekatan yang digunakan pada kurikulum 2013 yakni scientific dan/atau inkuiri dan penyingka…

Hakikat Homestay

Homestay merupakan kata serapan dari bahasa Inggris, yakni Home dan Stay. Home adalah place where one lives, especially with one family (Hornby, 1987: 408). Sementara, stay adalah be, remain, continuously in a place or condition (for a long or short time, permanently or temporarily, as specified by context) (Hornby, 1987: 844). Dari pengertian tersebut bisa diungkapkan bahwa homestay adalah tinggal dalam sebuah keluarga baik dalam waktu yang pendek maupun panjang. Dalam paparan bebas, homestay merupakan kegiatan untuk tinggal di sebuah rumah penduduk dan meleburkan diri dalam aktivitas penghuni rumah tersebut. Tujuan dilaksanakannya homestay adalah melaksanakan pembelajaran dengan memberikan pengalaman nyata serta menumbuhkan kepedulian dan kreatifitas. (W/1) Pembelajaran yang telah diterima di sekolah perlu dikaitkan dengan pengalaman nyata agar memori tersebut terekam kuat dalam diri anak. Pembelajaran yang hanya sebatas dinding kelas belum mampu menstimulasi anak untuk mengembangkan…