Posts

Showing posts with the label Celoteh

Gempita di Shopee 9.9 Super Shopping Day​

Image
Ada yang berbeda di Shopee pada September ini, apalagi jika bukan Shopee 9.9 Super Shopping Day​ pada tanggal 27 Agustus hingga 9 September mendatang untuk menandai angka cantik 9 September, alias 9.9. Banyak tawaran menarik dai Shopee, marketplace dengan nuansa warna orange ini pada Festival Tahunan 9.9.

Festival belanja 9.9 selama 14 hari yang dimulai dari 27 Agustus sampai 9 September secara non stop didukung oleh berbagai brand ternama, antaralain Samsung,Samsung, Unilver, L'Oréal Indonesia, and P&G .

Promo dalam festival belanja Shopee 9.9 Super Shopping Day antaralain Super Goyang Shopee dengan hadiah Rp 9,9 miliar, Super Flash Sale mulai dari Rp99, dan Super Brand Festival dengan diskon hingga 99%. Shopee juga akan melakukan penawaran dengan sistem tematik selama 14 hari berturut-turut, misalnya pada tanggal 27 Agustus Super Voucer day, 28 Agustus Super Fashion Day dan seterusnya.

Musti rajin-rajin ngecek Shopee nih, biar enggak ketinggalan penawaran sistem tematik. C…

Pensiun yang Tertunda dan Murid Berkebutuhan Khusus

Image
Aku adalah murid yang paling dekil dan bodoh saat kelas 3 SD. Nilai Matematika dua koma, jangan tanya bagaimana dengan pelajaran yang lain, mirip-mirip kursi terbalik. Kala itu, pengaturan tempat duduk berdasarkan nomor absen. Sebagai pemilik absen paling buntut, aku duduk di bangku paling pojok belakang.
Pojok belakang terjauh dari meja guru. Bangku pojok belakang adalah neraka bagi seorang Hard of Hearing sepertiku. Hari-hariku di sekolah cuma bingung, nyaris setiap menit aku mengusik teman sebangku, "Pak Guru nyuruh apa, sih?"
Jangan tanya apakah aku bisa menyimak pelajaran. Boro-boro nyimak, 'baca' mulutnya pak Guru saja aku enggak bisa. Bisa dibilang kala itu aku cuma setor muka. Aku tidak tahu, apakah pak Guru sama sekali tidak tahu tentang telingaku yang istimewa, ataukah sebenarnya tahu tetapi tidak peduli.
Lagipula, itu sudah berlalu. Aku tidak akan bercerita tentang pak Guru di kelas tiga, sebab itu hanya membuatku menuang air garam ke dalam luka yang suda…

Abaikan Saja

Abaikan saja setiap nyinyiran yang menghias beranda. Barangkali mereka terlalu terlena pada kenikmatan, berpura lupa ingatan, tentang keragaman Penciptaan Tuhan; tak semua orang seberuntung dirinya.

Abaikan saja setiap ocehan yang bernada merendahkan. Barangkali orang-orang ini terlupa, jika setinggi apapun makhluk bernama manusia meraih impiannya, akan bersatu dengan tanah jua pada akhirnya.

Abaikan saja setiap makhluk yang dibekali keingintahuan bertanya 'kapan'. Barangkali ia khilaf. Hingga fitrah keingintahuan diletakkan pada tempat yang tak semestinya. Abaikan saja, sebab pertanyaan 'kapan' akan terus beranak-pinak. Jika perasaan terhanyut hanya karena pertanyaan 'kapan', dimanakah kita meletakkan sepetak kebahagiaan untuk diri?

Abaikan saja.
Sebab Robbuna yang akan menghitung setiap huruf dan kecap. Menagih pertanggung jawaban atas nikmat akal dan jasad, untuk apa?

Abaikan saja.
Tak usahlah menurukan hal yang sama.
Bagaimana rasanya, jika, pada jejak y…