Posts

Showing posts with the label Biogeografi

Biogeografi | Evolusi dari flora tergantung pada migrasi dan seleksi oleh habitat

Dari hasil penemuan fosil pada masa geologi secara berturut-turut pada tiap tempat ternyata menunjukkan adanya flora yang berganti-ganti. Tumbuh-tumbuhan baru telah datang dan yang lama telah pindah ; lainnya telah diciptakan sedang yang lainnya telah musnah sama sekali. Jadi selalu ada imigrasi ataupun evolusi dan emigrasi ataupun kemusnahan.Datangnya flora baru dalam suatu daerah kemungkinan lebih banyak diakibatkan oleh migrasi dari pada oleh evolusi (Berry, dari Cain, 1944). Sebab hal tersebut terjadi mungkin karena migrasi lebih mudah terjadi dari pada evolusi.Ikhtisar ke 13 dasar fitogeografi tersebut di atas lebih menggambarkan lapangan penyelidikan dinamika fitogeografi, yang berusaha menerangkan fitogeografi. Bidang ini termasuk suatu aliran/mazhab fitogeografi modern yang merupakan sintesis dan integrasi kumpulan-kumpulan keterangan dari ilmu-ilmu pengetahuan alam yang berhubungan. Mazhab ini dianut oleh segolongan ahli-ahli fitogeografi modern sejak Darwin-Wallace sampai Ha…

Biogeografi | Iklim Selalu Berubah-Ubah dari Masa Lalu

Dalam masa geologi yang silam dan juga dalam riwayat geologi dari Angiospermae, ternyata telah terjadi perubahan-perubahan iklim yang besar, yang tentu mengakibatkan pula terhadap perubahan-perubahan vegetasi. Perubahan iklim ini juga mengakibatkan terjadinya perpindahan flora seperti dilihat dari perbedaan-perbedaan fosil dari masing-masing jaman. Perubahan iklim umumnya lebih bersifat regional semata-mata, karena perpindahan flora di semua tempat sejajar garis lintang berjalan serupa ke arah utara dan selatan. Berjalan serupa pula menurut naik-turunnya elevasi mengikuti perubahan-perubahan temperatur dan juga berjalan serupa menurut jauh dekatnya pantai mengikuti perubahan-perubahan. Orogen yang berturut – turut terjadi juga mengakibatkan perubahan iklim dan karena itu juga mengubah tanah dan vegetasi.Perubahan iklim yang luar biasa terjadi di daerah garis lintang tinggi waktu jaman pleistosen (jaman es) dan mengakibatkan perubahan vegetasi. Di daerah ini es ternyata melenyapkan flo…

Biogeografi | Peranan Iklim adalah yang Terpenting

Bukti dasar ini adalah hubungan umum yang terdapat antara zona iklim dengan vegetasi. Tiap – tiap tipe iklim mempunyai suatu perkembangan vegetasi yang pada puncaknya merupakan klimaks, yaitu vegetasi yang mencapai stabilisasi dalam penyesuaian dengan faktor – faktor habitat. Ketiga faktor habitat yang utama yaitu iklim, makhluk hidup dan tanah. Di sini, iklimlah yang paling penting, karena :1.Unsur iklim (temperatur dan kelembaban) merupakan faktor yang paling menentukan terhadap dunia organik dan anorganik.2.Karena iklim mempengaruhi tanah secara langsung daripada tanah mempengaruhi iklim, sehingga peranan iklim lebih utama daripada tanah.3.Karena makhluk hidup lainnya lebih tergantung pada vgetasi daripada faktor – faktor lain.Ukuran – ukuran ekstrim dari faktor iklim adalah lebih penting daripada ukuran rata – rata terutama di bagian daerah penyebaran yang kritis keseimbangan antara faktor – faktor tempat tumbuhnya/habitat. Iklim mempunyai daur hidup tertentu, di mana temperatur d…

Biogeografi | Dasar-Dasar Fitogeografi

Pengertian-pengertian yang sampai sekarang dikemukakan mengenai dasar-dasar fitogeografi, di sini dengan singkat ditentukan peranannya. Ikhtisar ini merupakan inti dari anggapan para ahli fitogeografi yang disadur oleh Good, Mason dan Cain (Cain, 1944) dengan beberapa tambahan dan perubahan.Dalam bab ini ada empat dasar dalam fitogeografi yang harus dibicarakan yaitu dasar-dasar habitat, dasar-dasar reaksi tumbuh-tumbuhan, dasar-dasar migrasi flora dan klimaks, dan dasar-dasar kelanjutan hidup dan evolusi flora dan klimaks.Adapun sistematika dalam bab ini adalah sebagai berikut :1)Dasar – dasar habitat.a.Peranan iklim adalah yang paling penting.b.Iklim telah berubah – ubah pada masa lampau.c.Pada masa lampau hubungan darat dan laut telah berubah – ubah.d.Peranan tanah adalah sekunder dibandingkan dengan iklim, tetapi pada daerah iklim yang sama peranan tanah adalah yang paling penting.e.Faktor biotis juga penting.f.Habitat adalah holocoenotis, maksudnya merupakan satu kesatuan yang te…

Biogeografi | Hukum Minimum oleh Liebiq

Image
Hal lain yang juga menarik perhatian adalah, bahwa faktor-faktor lingkungan yang berpengaruh terhadap kehidupan suatu makhluk hidup harus ada dalambatas-batas tertentu, ada minimum dan ada maksimumnya. Kurang dari minimum atau melebihi maksimum menyebabkan terhentinya kegiatan hidup dan jika keadaan semakin ekstrim akan menimbulkan kematian. Jadi makhluk hidup dapat mati karena faktor-faktor lingkungan yang diperlukan jauh di bawah minimum atau jauh jauh di atas maksimum. Hubungan antara suatu kegiatan hidup dengan faktor luar yang mempengaruhi merupakan suatu kurva yang terkenal dengan nama kurva optimum. Contoh klasik dalam hal ini adalah pengaruh suhu terhadap pertumbuhan. Pada grafik di halaman berikut, ordinat menunjukkan besarnya pertumbuhan dan absis menunjukkan tingginya suhu. Pertumbuhan terjadi antara suhu 00 – 280 C. Pada 00 C merupakan titik minimum, 280 C titik maksimum. Suhu 200 C merupakan suhu dengan kegiatan tertinggi dan disebut titik optimum. Di bawah 00 C tidak ter…

Biogeografi | Interaksi antara komponen-komponen Ekosistem

Komponen dalam ekosistem terdapat suatu hubungan timbal balik sehingga antara komponen yang satu dengan yang lainnya bersifat saling ketergantungan. Sebagai contoh sebuah hutan, merupakan suatu ekosistem yang mempunyai komponen berupa tumbuhan hutan, hewan, mikroba dan lingkungan tempat tumbuhnya hutan. Kelompok tumbuhan sebagai produsen membangun tubuhnya melalui asimilasi. Dalam proses ini tumbuhan mengambil zat mineral, air dan gas dari lingkungannya. Dalam proses tersebut tumbuhan juga mengambil energi dari matahari. Sebagai makhluk hidup tumbuhan juga melakukan respirasi, mengambil O2 dari udara untuk pembebasan energi yang telah tertimbun dalam senyawa-senyawa hasil asimilasi. Energi diperlukan oleh tumbuhan untuk tumbuh dan bergerak. Tumbuhan tidak hanya mengambil begitu saja dari lingkungannya tetapi juga memberi kepada lingkungannya, antara lain O2 dalam asimilasi, CO2 + H2O dalam respirasi, dan H2O dalam transpirasi. Apabila tumbuhan mati semua bahan penyusun tumbuhan akan k…

Biogeografi | Ekosistem dan Komponen-komponennya

Suatu kawasan alam yang di dalamnya tercakup unsur-unsur hayati (organisme) dan unsur-unsur non hayati (non organisme). Antar sesama unsur hayati di suatu tempat maupun antara masing-masing makhluk hidup dengan lingkungan dan antara keseluruhan makhluk hidup dengan lingkungannya terjadi hubungan timbal balik yang melahirkan unit-unit dengan ciri-ciri tertentu disebut ekosistem.Dengan demikian jelaslah dalam setiap ekosistem mempunyai dua komponen utama yaitu makhluk hidup dan lingkungan. Mengingat keadaan di muka bumi ini berbeda-beda, hal ini dapat dimengerti bahwa di muka bumi dapat ditemukan bermacam-macam ekosistem.Makhluk hidup sebagai komponen ekosistem dapat bersifat tunggal (individu), misalnya sebatang pohon mahoni, seekor binatang gajah atau seorang orang.Seluruh individu dari setiap jenis makhluk hidup, atau kelompok yang sejenis dalam suatu makhluk hidup disebut populasi. Keseluruhan makhluk hidup yang didalamnya terdapat hubungan timbal balik dan menjadi komponen utama da…

Biogeografi | Pengertian Ekologi

Ekologi berasal dari kata oikos (Yunani) yang berarti rumah atau tempat tinggal, dan logos yang berati ilmu; untuk menunjukkan hubungan antara organisme dengan lingkungannya. Istilah ekologi itu sendiri muncul pertama kali tahun 1868 oleh Reiter ahli biologi Jerman. Namun istilah ekologi yang diakui oleh para ahli sampai saat ini pertama kali dikemukakan oleh Ernst Haeckel (Jerman, 1866) dan mulai dikenal luas sejak 1870. Pada awalnya pengertian ekologi adalah ilmu hayat (biologi) yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Dalam perkembangannya, ekologi semakin mantab dalam pengertian maupun kajiannya.Salah satu definisi ekologi yang sekarang semakin banyak penganutnya adalah studi ilmiah tentang interaksi (saling ketergantungan) yang menentukan agihan (distribusi) dan kepadatan (abundance) makhluk hidup.Menurut kelompok makhluk hidup yang dijadikan titik berat dalam studinya, ekologi lazim dibedakan dalam tiga bagian, yaitu : ekologi tumbuhan, e…

Biogeografi | Pola Geografi

Pola agihan geografi sebagian didasarkan atas reaksi fisiologi terhadap faktor-faktor ekologi, dan sebagai konsekuensinya sampai suatu taraf tertentu bergantung pada iklim. Dalam hal ini yang paling sederhana dapat diperkirakan, bahwa suatu jenis tumbuhan darat tertentu yang memerlukan lahan untuk hidupnya dapat menempati semua lahan bebas air dan es di seluruh dunia. Tetapi dalam kenyataan, banyak sekali faktor-faktor lingkungan dan lainnya, yang seringkali saling bergantung dan tumpang tindih. Pada sisi ekstrim lainnya terdapat banyak sekali tumbuhan yang hanya menghuni suatu bidang yang terbatas di bumi ini, bahkan hanya satu titik saja.Masing-masing jenis mempunyai tempatnya sendiri, agihan geografinya, apakah luas atau sempit, bersinambungan ataukah terputus-putus. Pola itu akan terkait pada suatu faktor khusus atau sejumlah faktor lingkungan, terkait juga pada kemampuan yang dimiliki tumbuhan untuk berpindah, terkait pada sejarah evolusi dan geologi atau yang lebih belakangan. S…

Biogeografi | Faktor Iklim, Tanah dan Organisme

Dari unsur alami iklimlah yang paling berperan dalam mengendalikan kehidupan tumbuhan. Karena itu klimatologi (studi tentang iklim) merupakan cabang ilmu yang bersifat fundamental bagi geografi tumbuhan. Klimatologi menangani masalah keadaan atmosfer yang mempengaruhi kehidupan—khususnya cahaya, suhu, curah hujan, penguapan, dan angin termasuk per-awanan, badai dan sebagainya. Komponen-komponen itu sering saling bergantungan, berbagai kombinasinya memberikan kepada kita ciri-ciri iklim berbagai bagian di bumi; dan secara garis besar ada tiga wilayah iklim yaitu wilayah kutub, wilayah iklim sedang, dan wilayah tropika. Di samping pembagian wilayah besar tersebut, terdapat wilayah iklim berdasarkan elevasi yang lebih bersifat wilayah setempat.Faktor iklim, tanah dan organisme (tumbuhan, hewan dan juga manusia) sangat jelas pengaruhnya dan hubungan antara ketiga faktor itu satu sama lain adalah sangat erat. Ketiga faktor itu pada suatu tempat seakan-akan merupakan suatu sistem tunggal at…

Biogeografi | Pendahuluan

Image
Geografi adalah studi dan deskripsi perbedaan-perbedaan agihan fenomena di bumi mencakup semua yang mengubah atau mempengaruhi permukaan bumi – termasuk sifat-sifat fisiknya, iklim dan hasil-hasil baik yang bersifat hidup maupun tidak. Salah satu cabang utamanya adalah biogeografi atau geografi biologik, untuk tujuan praktis biogeografi dibagi sesuai dengan pembagian makhluk hidup dalam dua dunia; sehingga dengan demikian menghasilkan pembagian dalam geografi tumbuhan (Fitogeografi) dan geografi hewan (Zoogeografi).Geografi Tumbuhan lebih dikenal dengan nama Fitogeografi. Fitogeografi berasal dari dua kata yaitu fito (phyto bhs. Junani yang berarti tumbuhan) dan geografi adalah studi dan deskripsi perbedaan-perbedaan agihan fenomena di bumi. Dengan demikian fitogeografi dapat diartikan sebagi ilmu yang mempelajari hubungan-hubungan penyebaran tumbuh-tumbuhan dalam ruangan yang terdapat di permukaan bumi. Untuk selanjutnya dalam buku ini fitogeografi ditulis dengan Geografi Tumbuhan. G…