Posts

Showing posts with the label Aswaja

MTA | Sholat Jenazah setelah Ashar Tidak Boleh

Berdasarkan kabar yang beredar, ajaran MTA melarang atau tidak membolehkan sholat jenazah yang dilakukan setelah sholat Ashar. Kalau hal ini benar, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menyikapi hal demikian.
Pertama, dalam majmu' (II/172), Imam Nawawi mengutip perkataan ibnul Mundzir yang menyatakan bahwa hukum sholat jenazah setelah sholat Ashar adalah boleh menurut ijma' ulama'
قال ابن المنذر: واجمع المسلمين على إباحة الجنائز بعد الصبح والعصر
Berdasarkan kutipan di atas bisa diambil kesimpulan bahwa menurut Ibnu Mundzir dan pendapat mayoritas ulama (ijma'), hukumnya boleh melakukan sholat jenazah setelah sholat subuh dan sholat ashar.
Menurut pandangan madzhab Syafi'i, sholat yang diperbolehkan setelah sholat ashar antara lain:
Sholat sunnah wudzuSholat yang dikerjakan karena nadzarSholat jenazahSholat lainnya yang memiliki sebab sebelum sholat ashar Sedangkan sholat sunnah muthlak atau sholat yang mempunyai sebab setelah sholat ashar hukumnya haram.…

MTA | Hukum Tahlilan

Image
Ratib tahlil adalah susunan dzikir yang terdiri dari bacaan Al-Qur'an, sholawat, tasbih, istighfar, dan doa. Semuanya mempunyai dasar untuk diamalkan.
Berdasarkan pemaparan ustadz Ahmad Sukina di dalam video yang diunggah di youtube (Video Mengenai Hukum Tahlil menurut Ahmad Sukina), tahlilan tidak boleh dilakukan oleh warga MTA karena tidak ada tuntunan dari Rosulullah. Dalam video tersebut terdapat beberapa hal yang dibahas,

Tahlilan (tidak mempunyai dasar untuk diamalkan)Mengirim doa tidak boleh. Mendoakan orang yang sudah meninggal bolehMembaca Yasin bolehYasinan tidak bolehAmalan yang belum diketahui tuntunannya tidak boleh dikerjakan Beberapa alasan diperbolehkannya tahlilan:
Tidak ada larangan khusus yang mengharamkan tahlilan, sedangkan larangan harus mempunyai dalil.Membaca Al-Qur'an, dzikir, sholawat, dan semisalnya adalah anjuran agama, demikian juga ratib tahlil adalah susunan dari bacaan-bacaan tersebut.Menurut pendapat mayoritas ulama', penghadiahan bacaan dzik…