Selasa, 08 Maret 2016

Makanan Penunjang Asi Ekslusif

22
Salah satu target 2016 yang kubuat awal tahun 2016 yang lalu adalah Asi Ekslusif 6 bulan untuk dedek K. Yes, 6 bulan pertama hanya Asi, no susu formula. Selain Asi adalah yang terbaik bagi dedek K juga karena pertimbangan lain; ngirit. Eh.

Tentu saja untuk mewujudkan Asi Ekslusif bagi dedek K yang baru lahir sepuluh hari yang lalu membutuhkan banyak persiapan. Ibu dan para sesepuh seringkali menyuruhku makan adas sejak kehamilan dedek K, katanya, agar Asi-nya lancar. Tetapi apa ya nggak bosan makan sayur adas melulu. Heuheuuu.

Eureka! 
Seperti menemukan harta terpendam saat BW ke blognya mbak Ayu Novanti, Mamah Muda kece yang masih istiqomah nge-blog meski disibukkan dengan dedek Rayyan. Mbak Vanti membagikan aneka makanan pelancar asi yang mudah dijumpai di Salatiga. 

  • Bayam
Di kampung, bayam termasuk sayuran yang sangat mudah dijumpai saat musim hujan. Biasanya banyak tumbuh di pinggir-pinggir parit. Bayam mengandung zat besi, kalium dan asam folat yang tinggi.
  • Brokoli
Masih dari penuturan mbak Vanti, brokoli mengandung asam folat yang bagus untuk perkembangan otak bayi. Memang, brokoli rawan disisipi ulat. Jika mbak Vanti memilih untuk pura-pura cuek saat makan brokoli, aku memilih untuk merendam brokoli dengan air panas terlebih dahulu sebelum dimasak. Hihihihi.

  • Daun Katuk
"Daun Katuk mengandung banyak nutrisi, seperti vitamin A, B1, C, Zat Besi, kalium, fosfor, lemak dan protein. Oleh karenanya Daun Katuk / Katu ini disarankan untuk mencukupi nutrisi ibu menyusui serta memperbanyak ASI." Tulis mbak Vanti dalam blognya www.ayunovanti.com

Daun katuk biasanya dimasak bening, hanya berbekal bumbu bawang putih dan garam saja sudah cukup, no MSG, ingat dedek bayi!

  • Adas
Aku sedikit terkejut ketika mbak Vanti mencantumkan adas dalam tulisannya. Orang Jakarta tahu adas? Eh. Ternyata setelah BW lebih banyak, suami mbak Vanti adalah orang Magelang. Pantas. Biasanya hanya orang gunung yang tahu apa itu adas, sayuran dengan struktur daun mirip pinus dan bau khas seperti minyak kayu putih. Adas cukup populer di kampungku. Bisa dibilang adas adalah sayuran wajib bagi ibu hamil dan menyusui.
Ada banyak cara menikmati sayur adas, dimasak santan, lalap atau sekedar dibumbu bawang putih seperti saat memasak sayur bening.
  • Mbayung
Mbayung memiliki struktur daun yang mirip dengan daun kacang panjang. Rupanya mbak Vanti masih bingung membedakan mbayung dan daun kacang panjang seperti yang diaslami kebanyakan orang. Bagi orang kampung, keduanya berbeda. Kacang panjang memiliki batang yang merambat panjang, sementara lembayung cenderung tumbuh pendek, meski ada beberapa yang merambat.
Dalam lembayung terdapat kandungan saponin dan polifenol yang dapat meningkatkan hormone prolaktin ibu menyusui.
  • Marning
Tara! ini dia camilan favorit yang selalu kutagih saat pulang ke rumah Emak Mertua. Hihihihi. Camilan yang terbuat dari jagung ini ternyata bisa melancarkan produksi Asi. Solusi bagi emak-emak yang kurang suka sayuran. Heuheuuu.

Selain makanan di atas, mbak Vanti juga menyarankan untuk memperbanyak minum air putih dan makan buah-buahan. Beliau juga rutin minum susu khusus Ibu menyusui dan minyak ikan. 

Anyway, blog mbak Vanti seperti menyiratkan keseharianku, dari suami yang seorang programmer-- mbak, pernah cemburu dengan coding, PHP, MySQL ndak? :D--, pengalaman LDR dengan suami, hingga keputusan untuk menjadi seorang Ibu Rumah Tangga yang mendidik anak sendiri dengan sepenuh cinta. *eh.

Salam kenal dari Salatiga, mbak Vanti. Lain kali jika main ke UKSW kabar-kabar, ya. Kopdar! :)


22 komentar:

  1. Aamiin...Moga-moga ASI eksklusifnya lancar jaya ya mbaaak...

    BalasHapus
  2. Selain sayur-sayuran itu, masakan yang bisa melancarkan ASI adalah masakan yang rasanya enak, Mbak. Serius ini, kalau makan enak kan ibu bahagia, nah perasaan bahagia bisa bikin ASI lancar caaar.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyakah? Berarti wajib ini nodong es krim dan coklat sm suami. Hahahaha.

      Hapus
  3. Huahh php, my sql itu makanan ak sehari hari mba heee

    BalasHapus
  4. Mbak widii makasih mbak...semoga lancar ya asi kita :D mbak orang salatiga yaa...dimana sl3nya mbak? Aku tengah bulan ini rencana mw ke uksw..mau dtng ke wisuda iparku:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dekat terminal Tingkir. Tengah bulan ini? Ahhh? Mbak kalo maen ke rumah sempat nggak ya? Tengah bulan belum boleh keluar deh. 😣

      Hapus
  5. Huahh php, my sql itu makanan ak sehari hari mba heee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pffftttt, tuh coding bisa bikin lupa suami eh pacar nggak, Mbak? XD

      Hapus
  6. daun katuk itu....
    jaman bocah dulu saya sering dipaksa makan itu sayur tiap hari sama emak wkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya malah baru ngicip daunkatuk habis lahiran kemarn,,Mbak 😂

      Hapus
  7. Adas I tu aku belum pernah lihat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Main ke salatiga, nanti kusuguhi sayur adas pesial buat mbak Yurma. :D

      Hapus
  8. Plus susu kedelai kalo aku mah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wahh, susu kedelai juga? Catettt. :D

      Hapus
  9. marning, hhmmmmm jadi pengen nyemil yg pedes manis. hihihi gk berenti kalo belum abis :D

    BalasHapus
  10. berasa nemu soulmate ya karena postingannya banyak yg nge-click ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi, coba bisa ngumpul bareng soulmate. :D

      Hapus
  11. Aku juga suka marning lho

    BalasHapus
  12. Saya suka semua sayur itu.... jadi camilan saya setiap kali menyusui. hihihi... serius... saya jadikan sayur berkuah sebagai salah satu camilan pengganti kolak krn yg bersantan gitu tak berani setiap hari

    BalasHapus
  13. Informasi yang sangat penting untuk ibu-ibu yang sedang menyusui.

    BalasHapus

Komentarlah yang baik.
Tujukkan Karakter Bangsa Indonesia.