Posts

Showing posts from March, 2016

Mengenang Perjalanan Emak Deaf

Image
Hidayah-Nya tidak tergantung pada sempurnanya telinga. Betapa banyak orang yang mendengar, tetapi sejatinya ia Ditulikan.  Terlahir sebagai penyandang tuna rungu parsial, gangguan pendengaran yang masih bisa mendengar suara dengan ambang batas pendengaran pada telinga kanan 75 dB dan telinga kiri 87.5 dB, menyimpan kisah tersendiri. Dua puluh empat tahun hidup di dunia, jika dihitung dari ingatan terjauh tentang peristiwa tidak mengenakkan karena tidak bisa mendengar, maka aku sudah hidup dua puluh tahun dalam keadaan seperti ini. Seorang nenek melambaikan tangan dari halaman rumah, mulutnya menceracau tak karuan ke arahku, mengisyaratkan agar segera menepi. Kaki mungilku panik berlari ke tepi jalan arah kanan sembari menoleh ke belakang, sebuah truk berwarna merah tengah berhenti.
Nenek itu kembali menceracau, "Ooo, dasar budheg!" 
Kilas kejadian dua puluh tahun lalu saat aku masih berseragam pink adalah ingatan terjauh yang masih terekam. Dua kata dari nenek saat aku tidak…

Makanan Penunjang Asi Ekslusif

Image
Salah satu target 2016 yang kubuat awal tahun 2016 yang lalu adalah Asi Ekslusif 6 bulan untuk dedek K. Yes, 6 bulan pertama hanya Asi, no susu formula. Selain Asi adalah yang terbaik bagi dedek K juga karena pertimbangan lain; ngirit. Eh.
Tentu saja untuk mewujudkan Asi Ekslusif bagi dedek K yang baru lahir sepuluh hari yang lalu membutuhkan banyak persiapan. Ibu dan para sesepuh seringkali menyuruhku makan adas sejak kehamilan dedek K, katanya, agar Asi-nya lancar. Tetapi apa ya nggak bosan makan sayur adas melulu. Heuheuuu.
Eureka!  Seperti menemukan harta terpendam saat BW ke blognya mbak Ayu Novanti, Mamah Muda kece yang masih istiqomah nge-blog meski disibukkan dengan dedek Rayyan. Mbak Vanti membagikan aneka makanan pelancar asi yang mudah dijumpai di Salatiga. 
Bayam Di kampung, bayam termasuk sayuran yang sangat mudah dijumpai saat musim hujan. Biasanya banyak tumbuh di pinggir-pinggir parit. Bayam mengandung zat besi, kalium dan asam folat yang tinggi. Brokoli Masih dari penu…

Catatan Emak Deaf | Detik-detik Melahirkan

Image
"Abah, cuti, ya. Temani." Aku mengirimkan sms ke suami seminggu sebelum perkiraan lahir dari dokter Obgyn. Suami mengiyakan, menemani berbagai prosedur kontrol di puskesmas Cebongan tempat rencana melahirkan. Melakukan koordinasi dengan bidan yang bertugas mengingat aku seorang tuna rungu parsial.
"InsyaAllah bisa melahirkan normal, Mas. Kan mbaknya bisa baca bibir, bisa dikondisikan nanti." jelas bu Bidan menjawab kekhawatiran suami.
Aku menikmati masa tunggu dengan melakukan aktivitas seperti biasa. Nyuci, memasak, ngepel dan lain sebagainya kulakoni sebagaimana hari-hari biasa. Bahkan masih sempat ngebolang hunting bibit bunga di Kopeng, lereng Merbabu.
Kamis Malam Suami sibuk ngoding. Entah aplikasi apalagi yang tengah digarap. Sementara keinginan untuk diperhatikan mendadak mengalami fluktuasi tinggi. Aku ngambek berat. Nangis tanpa sebab. Suami tetap asik di depan lepingu, mengabaikan istrinya yang nangis geje. Hahahaha.
Kamis 10.30 pm Perut terasa mules. Bo…