Jumat, 09 November 2012

Modul | Menganalisis Aspek Kependudukan

Leave a Comment



Cover Modul 1

clip_image001

SMA/MA                : SMA NEGERI 1 GEDANGAN

Mata Pelajaran       : GEOGRAFI

Kelas/Semester       : IX/1

Materi Pelajaran    : Menganalisis Aspek  Kependudukan

Alokasi Waktu        : 6 Jam Pelajaran (3 Pertemuan)

clip_image002 


Standar Kompetensi

1.      Menganalisis fenomena biosfer dan antroposfer

Kompetensi Dasar

1.      Menganalisis aspek kependudukan

Indikator

1.      Menjelaskan perbedaan sensus dan registrasi penduduk

2.      Mengidentifikasi jenis-jenis sensus

3.      Menganalisis komposisi penduduk berdasarkan umur

4.      Menganalisis komposisi penduduk berdasarkan jenis kelamin

5.      Menghitung sex ratio dan dependency ratio                                                                         

6.      Menghitung angka kepadatan penduduk

7.      Mengidentifikasi tinggi rendahnya kualitas penduduk berdasarkan tingkat pendidikan dan kesehatan penduduk

8.      Menghitung pertumbuhan penduduk suatu wilayah

9.      Menjelaskan faktor, macam, dan dampak migrasi

10.  Menyajikan informasi kependudukan melalui peta, tabel dan   grafik/diagram

11.  Mengidentifikasi masalah kependudukan di Indonesia 

clip_image003[4]                 

Materi pokok/ Uraian Materi

Petunjuk : Bacalah baik-baik materi berikut kemudian kerjakan soal-soal latihannya! Setelah itu periksalah baik-baik jawabanmu, cocokkan dengan materi yang ada. Jika belum mencapai standar, bacalah kembali materi.

Ø  Perbedaan sensus penduduk dan registrasi penduduk

Sensus penduduk adalah proses pengumpulan, penyusunan, serta penyebarluasan data demografi, social dan ekonomi mengenai sejumlah penduduk yang bertempat tinggal di suatu wilayah tertentu dalam jangka waktu tertentu. Sedangkan registrasi penduduk adalah proses pencatatan peristiwa-peristiwa kependudukan. Data kependudukan yang dicatat atau didaftarkan berupa peristiwa vital atau penting, seperti kelahiran, kematian, dan perkawinan.

Ø  Mengidentifikasi jenis-jenis sensus penduduk

Sensus penduduk dapat dilakukan dengan 2 cara yakni secara de facto dan secara de jure. Sensus penduduk secara de facto adalah menghitung jumlah penduduk menurut tempat tinggal mereka pada saat sensus. Sensus penduduk secara de facto datanya lebih lengkap, kesalahan yang disebabkan oleh  duplikasi (perhitungan dua kali) lebih kecil , serta perhitungan tingkat kelahiran dan kematian lebih akurat.

Sensus penduduk secara de jure adalah menghitung jumlah penduduk menurut tempat tinggal yang tetap. Sensus penduduk secara de jure antara lain dapat digunakan untuk mengetahui jumlah penduduk di tempat-tempat rekreasi yang selalu berubah menurut musim.

 

Ø  Komposisi penduduk menurut umur

Komposisi penduduk menurut umur perlu dilakukan karena hampir setiap masalah kependudukan selalu menggunakan variabel umur. Sebagai contoh, program wajib belajar 12 tahun, pemerintah perlu mengetahui dengan tepat jumlah penduduk usia sekolah. Demikian pula komposisi penduduk menurut umur dapat dipakai untuk memperkirakan besarnya rasio beban tanggungan yang dihadapi penduduk atau keluarga. Berdasarkan umur penduduk dapat dikelompokkan 0 – 4, 5 – 9, 10 – 14, 15 – 19, 20 – 24 tahun, dan seterusnya.

Ø  Komposisi penduduk menurut jenis kelamin

Komposisi penduduk menurut jenis kelamin perlu dilakukan karena hampir setiap masalah kependudukan selalu menggunakan variabel jenis kelamin. Sebagai contoh, program wajib belajar 12 tahun, pemerintah perlu mengetahui dengan tepat jumlah penduduk usia sekolah. Demikian pula komposisi penduduk menurut jenis kelamin dapat dipakai untuk memperkirakan besarnya rasio beban tanggungan yang dihadapi penduduk atau keluarga. Berdasarkan jenis kelamin penduduk dapat dikelompokkan menjadi laki-laki dan perempuan.

Ø  Menghitung sex ratio dan dependency ratio

Perhitungan sex ratio adalah perbandingan jumlah penduduk menurut jenis kelamin dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut :

clip_image006

 

Berdasarkan umur, juga bisa dihitung rasio beban tanggungan penduduk dengan rumus sebagai berikut :

clip_image009[6]

 

Ø  Kepadatan Penduduk

 Kepadatan Penduduk adalah angka yang menunjukkan jumlah rata-rata  penduduk per km2 pada suatu wilayah.

Ada dua jenis kepadatan penduduk, yaitu :

                                                                     jumlah penduduk (jiwa)

1.      Kepadatan penduduk aritmatik =               --------------------------------

                                                                         luas wilayah (km2)

 

                                                                      jumlah penduduk (jiwa)    

      2.   Kepadatan penduduk agraris    =              -------------------------------------

                                                              Luas wilayah pertanian (km2)

Ø  Kualitas (Mutu) Penduduk

Ada tiga indikator utama untuk mengukur kualitas penduduk :

v  Pendapatan

Pendapatan sangat berpengaruh terhadap tingkat taraf hidup masyarakat. Semakin tinggi tingkat taraf hidup suatu bangsa maka semakin tinggi pula pendapatan masyarakatnya. Besarnya tingkat pendapatan perkapita penduduk dipengaruhi oleh pendapatan kotor nasional (Gross National Product), dirumuskan sebagai berikut :

clip_image012[6]

GNP  =  Pendapatan suatu negara selama satu tahun

PT     =  Pendaptan per kapita

P       =  Jumlah penduduk

Berdasarkan tingkat pendapatan perkapita, terdapat  tiga kelompok negara :

a.       Negara miskin, dengan pendapatan perkapita US $ 0 – 3.000

b.      Negara sedang, dengan pendapatan perkapita US $ 3.000 – 10.000

c.       Negara maju, dengan pendapatan perkapita     US $ 10.000 ke atas

v  Pendidikan

Tingkat pendidikan merupakan indicator penting dalam menentukan kualitas penduduk. Hal ini dapak dilihat seberapa besar angka melek huruf, putus sekolah, berperndidikan rendah dan sebagainya.

v  Kesehatan

Gambaran tinggi rendahnya tingkat kesehatan suatu bangsa diukur oleh tingkat kematian bayi. Semakin tinggi angka kematian bayi di suatu negara, maka semakinrendah kualitas penduduk suatu negara. Angka harapan hidup juga dijadikan dasar untuk mengukur tinggi rendahnya kualitas penduduk. Semakin tinggi angka harapan hidup maka semakin tinggi pula kualitas penduduk suatu negara.

Ø  Pertumbuhan Penduduk

1.      Macam-macam Pertumuhan Penduduk

a.       Pertumbuhan penduduk alami

clip_image015

Pa  =  Pertumbuhan penduduk alami

L    =  Angka kelahiran dalam satu tahun

b.      Pertumbuhan penduduk total

clip_image018

Pt  =  Pertumbuhan penduduk total

L   =  Angka kelahiran dalam satu tahun

M  =  Angka kematian dalm satu tahun

I    =  Imigrasi (penduduk yang masuk)

E   =  Emigrasi (penduduk yang keluara)

2.      Proyeksi Penduduk

a.       Proyeksi pnduduk geometric

Pertumbuhan penduduk secara bertahap, hanya dihitung pada akhir tahun dari suatu periode disebut juga pertumbuhan penduduk berganda.

clip_image021

Pt  =  Jumlah penduduk pada akhir tahun

Po =  Jumlah penduduk pada awal tahun

r    =  Laju pertumbuhan penduduk

n   =  Jangka waktu

b.      Proyeksi penduduk eksponensial

Laju pertumbuhan yang berlangsung terus menerus

 clip_image024 

Pt  =  Jumlah penduduk pada akhir tahun

Po =  Jumlah penduduk pada awal tahun

e    =  Bilangan eksponensial = 2,7182818

m   =  Jangka waktu dalam tahun

3.      Ukuran Dasar Demografi dalam Pertumbuhan Penduduk

a.       Natalitas (angka kelahiran)

1)      Angka kelahiran kasar (CDR = crude birth rate)

Jumlah kelahiran per 1.000 penduduk selama satu tahun

clip_image027

B  =  Jumlah keahiran

P  =  Jumlah penduduk

a)      CBR yang lebih besar dari 30 digolongkan tinggi

b)      CBR antara 20  -  30 digolongkan sedang

c)      CBR yang lebih kecil dari 20 digolongkan rendah

2)      Angka kematian khusus (ASFR = age specific fertility rate)

Pengukuran fertilitas wanita kelompok umur tertentu.

clip_image030

ASFR = Angka kelahiran menurut kelompok umur tertentu

Bx      = Jumlah kelahiran dari wanita kelompok umur tertentu

Px       = Jumlah penduduk wanita kelompok umur tertentu

b.      Mortalitas (angka kematian)

1)      Angka kematian kasar (CDR = crude death rate)

Jumlah orang  yang meninggal dalam setiap 1.000 penduduk selama satu tahun

clip_image033

CDR   = Angka kematian kasar

D        = Jumlah kematian

P         = Jumlah penduduk

2)      Angka kematian khusus (ASDR = age spesifik deat rate)

Jumlah kematian penduduk kelompok umur tertentu dari setiap 1.000 penduduk

clip_image036

ASDR       = Angka kematian khusus

Dx             = Jumlah kematian usia tertentu

Px              = Jumlah penduduk usia tertentu

3)      Angka kematian bayi (IMR= infant mortality rate)

Jumlah kematian bayi dari setiap 1.000 kelahiran

clip_image039

IMR                = Angka kematian

D0                   = Jumlah kematian bayi

B                     = Jumlah kelahiran

c.       Faktor pro dan anti kelahiran

1)      Faktor pro kelahiran :

a)  Kawin muda

b)  Besarnya kematian bayi

c)  Penilaian tinggi terhadap anak

2)   Faktor anti kelahiran

      a)  Program KB

      b)  UU Perkawinan

      c)  Menunda usia kawin

      d)  Tunjangan anak hanya sampai anak ke dua

d.  Faktor pro dan anti kematian

     1)   Faktor pro kematian :

                       a)  Fasilitas kesehatan belum memadai

                       b)  Tingkat kesehatan masih rendah

                       c)  Kekurangan gizi

                       d)  Kecelakaan

                       e)  Bencana alam

                       f)  Bunuh diri

                       g)  Peperangan

     2)   Fakktor anti kematian :

                       a)  Fasilitas kesehatan memadai

                       b)  Tingkat kesehatan tinggi

                       c)  Agama melarang bunuh diri

Ø  Migrasi Penduduk

         Migrasi penduduk adalah perpindahan penduduk yang dilakukan dari satu daerah ke daerah lain untuk menetap.

v  Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya migrasi penduduk, antara lain :

a.       Keadaan politik

b.      Sempitnya lapangan kerja

c.       Kurangnya fasilitas hidup

v  Macam-macam migrasi :

Ø  Migrasi antar Negara

1)      Imigrasi

2)      Emigrasi

3)      Remigrasi

Ø  Migrasi dalam negri

-        Transmigrasi

a)      Transmigrasi umum

b)      Transmigrasi bedol desa

c)      Transmigrasi swakarya

d)     Transmigrasi keluarga, dll

-        Urbanisasi

-        Ruralisasi (kembali ke desa)

v  Dampak migrasi penduduk

Ø  Dampak migrasi bagi daerah asal

ü  Dampak positif

a)      Berkurangnya jumlah penduduk

b)      Berkurangnya jumlah pengangguran

ü  Dampak negatif

a)      Berkurangnya tenaga kerja

b)      Stabilitas keamanan yang menurun

c)      Lahan pertanian terbengkelai

Ø  Dampak migrasi bagi daerah tujuan

ü  Dampak positif

a)      Jumlah tenaga kerja bertambah

b)      Terjadi percampuran budaya

ü  Dampak negatif

a)      Terjadi ledakan penduduk

b)      Munculnya pemukiman kumuh

c)      Berkurangnya lapangan pekerjaan

 

Ø  Penyajian Data Kependudukan

         Banyak  cara yang dapat digunakan untuk menyajikan data kependududkan. Tapi secara umum data kependudukan dapat disajikan dalam tiga bentuk yaitu peta, grafik/diagram dan tabel.

1.      Peta

Data atau informasi kependudukan yang ditampilkan dalam bentuk peta akan lebih menarik dan mudah dibaca karena menunjukkan lokasinya. Penyajian data atau informasi penduduk dalam bentuk peta menghasilkan peta penduduk.

2.      Grafik atau Diagram

Informasi kependudukan dapat ditampilkan dalam bentuk grafik batang atau lingkaran, informasi yang diperoleh menjadi lebih jelas apabila dibandingkan informasi hasil membaca dari tabel kependudukan saja.

3.      Tabel

Penyajian data dengan tabel merupakan cara yang paling mudah. Penyajian dengan tabel biasanya digunakan untuk kepentingan analisis perbandingan . Misalnya untuk perbandingan tingkat kepadatan penduduk suatu wilayah pada periode waktu tertentu.

Ø  Masalah Kependudukan di Indonesia

1.       Masalah kependudukan di Indonesia antara lain :

a.       Jumlah penduduk yang  besar

b.       Pertumbuhan penduduk yang tinggi

c.       Persebaran yang tidak merata

d.      Komposisi penduduk kurang menguntungkan yaitu jumlah penduduk usia muda besar sehingga angka ketergantungan tinggi

e.       Arus urbanisasi tinggi

f.       Tingkat kesehatan yang masih rendah

g.      Tingkat pendidikan yang masih rendah

2.      Beberapa usaha yang dilakukan untuk mengatasi masalah kependudukan antara lain :

a.       Perencanaan, pengaturan dan pembatasan usia minimal pernikahan

b.      Perencanaan, pengaturan dan pembatasan kelahiran

c.       Meratakan persebaran penduduk dengan transmigrasi

d.      Pembangunan pedesaan untuk mengurangi urbanisasi

e.       Memperluas peningkatan fasilitas kesehatan

f.        Meningkatan fasilitas transportasi

g.      Memperluas peningkatan fasilitas kesehatan

h.      Intensifikasi, ekstensifikasi dan diversifikasi pertanian

i.        Pengembangan  ilmu pengetahuan dan teknologi yang ramah lingkungan

j.        Perluasan industrialisasi

Ø  SUMBER BACAAN

            Buku Geografi SMA Kelas XI dan buku lain yang relevan.

Ø  LATIHAN

Petunjuk : kerjakan soal-soal latihan berikut

Ø  PAKET DISKUSI

1.      Jelaskan perbedaan sensus penduduk dan registrasi penduduk

2.      Jelaskan jenis-jenis sensus

3.      Menganalsisis komposisi penduduk berdasarkan umur dan jenis kelamin

4.      Mengidentifikasi tinggi rendahnya kualitas penduduk berdasarkan tingkat pendidikan dan kesehatan

5.      Jelaskan faktor-faktor,  macam-macam, dan dampak migrasi

6.      Mengidentifikasi tinggi rendahnya kualitas penduduk berdasarkan tingkat pendidikan dan kesehatan penduduk

 

 

Ø  JAWABAN LATIHAN

1. Perbedaan sensus penduduk dan registrasi penduduk

Sensus penduduk adalah proses pengumpulan, penyusunan, serta penyebarluasan data demografi, social dan ekonomi mengenai sejumlah penduduk yang bertempat tinggal di suatu wilayah tertentu dalam jangka waktu tertentu. Sedangkan registrasi penduduk adalah proses pencatatan peristiwa-peristiwa kependudukan. Data kependudukan yang dicatat atau didaftarkan berupa peristiwa vital atau penting, seperti kelahiran, kematian, dan perkawinan.

2. Mengidentifikasi jenis-jenis sensus penduduk

Sensus penduduk dapat dilakukan dengan 2 cara yakni secara de facto dan secara de jure. Sensus penduduk secara de facto adalah menghitung jumlah penduduk menurut tempat tinggal mereka pada saat sensus. Sensus penduduk secara de facto datanya lebih lengkap, kesalahan yang disebabkan oleh  duplikasi (perhitungan dua kali) lebih kecil , serta perhitungan tingkat kelahiran dan kematian lebih akurat.

Sensus penduduk secara de jure adalah menghitung jumlah penduduk menurut tempat tinggal yang tetap. Sensus penduduk secara de jure antara lain dapat digunakan untuk mengetahui jumlah penduduk di tempat-tempat rekreasi yang selalu berubah menurut musim.

 

 

3. Komposisi penduduk menurut umur

Komposisi penduduk menurut umur perlu dilakukan karena hampir setiap masalah kependudukan selalu menggunakan variabel umur. Sebagai contoh, program wajib belajar 12 tahun, pemerintah perlu mengetahui dengan tepat jumlah penduduk usia sekolah. Demikian pula komposisi penduduk menurut umur dapat dipakai untuk memperkirakan besarnya rasio beban tanggungan yang dihadapi penduduk atau keluarga. Berdasarkan umur penduduk dapat dikelompokkan 0 – 4, 5 – 9, 10 – 14, 15 – 19, 20 – 24 tahun, dan seterusnya.

Komposisi penduduk menurut jenis kelamin perlu dilakukan karena hampir setiap masalah kependudukan selalu menggunakan variabel jenis kelamin. Sebagai contoh, program wajib belajar 12 tahun, pemerintah perlu mengetahui dengan tepat jumlah penduduk usia sekolah. Demikian pula komposisi penduduk menurut jenis kelamin dapat dipakai untuk memperkirakan besarnya rasio beban tanggungan yang dihadapi penduduk atau keluarga. Berdasarkan jenis kelamin penduduk dapat dikelompokkan menjadi laki-laki dan perempuan.

Perhitungan sex ratio adalah perbandingan jumlah penduduk menurut jenis kelamin dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut :

clip_image006[1]

 

Berdasarkan umur, juga bisa dihitung rasio beban tanggungan penduduk dengan rumus sebagai berikut :

clip_image009[7]

 

4.Kualitas penduduk

Kualitas penduduk adalah kemampuan penduduk untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya secara layak. Setiap orang memiliki kualitas yang berbeda-beda. Faktor-faktor yang mempengaruhi  tinggi rendahnya kualitas penduduk antara lain tingkat pendidikan dan tingkat kesehatan. Pendidikan sangat diperlukan dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penduduk dalam rangka mendukung pembangunan bangsa. Oleh karena itu, setiap orang berhak mendapatkan pendidikan, khususnya penduduk usia sekolah (7-24 tahun). Kesehatan merupakan salah satu faktor terpenting dalam menilai kualitas penduduk. Penduduk yang sehat akan dapat melakukan berbagai aktivitas untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kualitas kesehatan masyarakat dapat diukur berdasarkan angka kematian bayi dan angka harapan hidup.

5. Faktor-faktor,  macam-macam, dan dampak migrasi

v  Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya migrasi penduduk, antara lain :

ü  Keadaan politik

ü  Sempitnya lapangan kerja

ü  Kurangnya fasilitas hidup

v  Macam-macam migrasi :

Ø  Migrasi antar Negara

ü  Imigrasi

ü  Emigrasi

ü  Remigrasi

Ø  Migrasi dalam negri

-        Transmigrasi

ü  Transmigrasi umum

ü  Transmigrasi bedol desa

ü  Transmigrasi swakarya

ü  Transmigrasi keluarga, dll

-        Urbanisasi

-        Ruralisasi (kembali ke desa)

v  Dampak migrasi penduduk

Ø  Dampak migrasi bagi daerah asal

ü  Dampak positif

-          Berkurangnya jumlah penduduk

-          Berkurangnya jumlah pengangguran

ü  Dampak negatif

-          Berkurangnya tenaga kerja

-          Stabilitas keamanan yang menurun

-          Lahan pertanian terbengkelai

Ø  Dampak migrasi bagi daerah tujuan

ü  Dampak positif

-          Jumlah tenaga kerja bertambah

-          Terjadi percampuran budaya

ü  Dampak negatif

-          Terjadi ledakan penduduk

-          Munculnya pemukiman kumuh

-          Berkurangnya lapangan pekerjaan

6. Tinggi rendahnya kualitas penduduk berdasarkan

v  Pendapatan

Pendapatan sangat berpengaruh terhadap tingkat taraf hidup masyarakat. Semakin tinggi tingkat taraf hidup suatu bangsa maka semakin tinggi pula pendapatan masyarakatnya. Besarnya tingkat pendapatan perkapita penduduk dipengaruhi oleh pendapatan kotor nasional (Gross National Product), dirumuskan sebagai berikut :

clip_image012[7]

GNP  =  Pendapatan suatu negara selama satu tahun

PT     =  Pendaptan per kapita

P       =  Jumlah penduduk

Berdasarkan tingkat pendapatan perkapita, terdapat  tiga kelompok negara :

ü  Negara miskin, dengan pendapatan perkapita US $ 0 – 3.000

ü  Negara sedang, dengan pendapatan perkapita US $ 3.000 – 10.000

ü  Negara maju, dengan pendapatan perkapita     US $ 10.000 ke atas

v  Pendidikan

Tingkat pendidikan merupakan indicator penting dalam menentukan kualitas penduduk. Hal ini dapak dilihat seberapa besar angka melek huruf, putus sekolah, berperndidikan rendah dan sebagainya.

v  Kesehatan

Gambaran tinggi rendahnya tingkat kesehatan suatu bangsa diukur oleh tingkat kematian bayi. Semakin tinggi angka kematian bayi di suatu negara, maka semakinrendah kualitas penduduk suatu negara. Angka harapan hidup juga dijadikan dasar untuk mengukur tinggi rendahnya kualitas penduduk. Semakin tinggi angka harapan hidup maka semakin tinggi pula kualitas penduduk suatu negara.

Ø  SOAL-SOAL FORMATIF

Menganalisis aspek kependudukan

Petunjuk  : Pilihlah jawaban yang paling tepat dan berilah tanda silang ( X )

1.      Perubahan penduduk yang disebabkan  oleh kelahiran,kematian,dan migrasi disebut......

A.    Komposisi penduduk

B.     Transisi demografi

C.     Pertumbuhan penduduk

D.    Perkembangan penduduk

E.     Distribusi penduduk

2.      Negara berkembang pada umumnya mempunyai bentuk piramida jenis.....

A.    Konstriktif

B.     Stasioner

C.     Ekspansif

D.    Sistematik

E.     Gradual

3.      Kualitas kesehatan dapat dilihat dari.........

A.    Angka kematian

B.     Angka kelahiran

C.     Angka harapan hidup

D.    Sarana kesehatan

E.     Distribusi penduduk

4.      Perbandingan antara jumlah kelahiran selama satu tahun dan jumlah penduduk pada pertengahan tahun di sebut......

A.    Angka migrasi masuk

B.     Angka kelahiran kasar

C.     Angka pertumbuhan alami

D.    Angka kematian kasar

E.     Semua jawaban salah

5.      Berapakah jumlah penduduk totaldiakhir tahun apabila diketahui:  jumlah penduduk di awal tahun 120.000, kelahiran 5.100, kematian 770, imegrasi   175, emigrasi 120?

A.  124.230 jiwa

B.  124.285 jiwa

C.  124.885 jiwa

D.  124.255 jiwa

E.   124.000 jiwa

6.      Perubahan jumlah penduduk dari waktu ke waktu disebut.... 

A.  Ledakan penduduk

B.  Komposisi penduduk

C.  Kepadatan penduduk

D.  Dinamika penduduk

E.   Pertumbuhan penduduk

7.      Sex ratio 0.72 artinya....

A.    Tiap 100 penduduk wanita terdapat 0,72 pria

B.     Tiap 100 penduduk pria terdapat 0,72 wanita                                                     

C.     Tiap 100 kelahiran terdapat 0,72 wanita                                                            

D.    Tiap 100 kelahiran terdapat 0,72 pria                                                                                    

E.     Dari seluruh penduduk 0,72 nya wanita

8.      Angka kelahiran rendah apabila....

A.  Kurang dari 20 tiap 1000 jiwa

B.  Diantara 10 dan 30 tiap 1000 jiwa                                                                                                                         

C.  Lebih dari 40 tiap 1000 jiwa                                                        

D.  Kurang dari 50 tiap 1000 jiwa                                                                                                       

E.   Sekitar 30-40 tiap 100 jiwa

9.      Jumlah penduduk pada pertengahan tahun 25.000.000. Pada tahun yang sama terjadi kematian  50.000 jiwa .Berapakah CDR nya ?

A.  200 orang            

B.  20 orang           

C.  2 orang                                                                           

D.  2000 orang          

E.   0,2 orang

10.  Untuk menghitung jumlah penduduk   suatu negara dapat dilakukan dengan ....

A.    De yure, de facto, canvaser

B.    Sensus, de yure, house holder

C.    Sensus, registrasi, de yure

D.    Sensus, registrasi, survei

E.    Survei, registrasi, de facto

11.  Jika perhitungan penduduk didasarkan pada tempat tinggal yang sebenarnya. Pelaksanaan sensus ini disebut menggunakan teknik ....

A.    De jure

B.    De facto

C.    House holder

D.    Canvasser

E.    Survai

12.  Kota A berpenduduk 800 ribu jiwa terdiri dari 250 ribu jiwa laki-laki dan 550 ribu jiwa wanita. Besarnya sex ratio kota A adalah .....

A.  22

B.  31

C.  45

D.  50

E.   69

13.  Untuk mengukur kualitas penduduk di suatu wilayah, maka dapat dilihat berdasarkan ....

A.  Jenis mata pencaharian

B.  Jumlah penduduk

C.  Pertumbuhan penduduk

D.  Tingkat pembangunan

E.   Tingkat pendidikan

14.  Diketahui jumlah penduduk kelurahan Padasuka  pada tahun 1990 sebanyak 6400 jiwa. Banyaknya kelahiran di kelurahan tersebut 128 bayi, berapa angka kelahiran kasarnya (crude birth rate)?

A.  10

B.  20

C.  30

D.  40

E.   50

15.  Angka beban ketergantungan suatu daerah dikatakan rendah apabila mencapai angka

A.  10 – 50

B.  30 – 40

C.  50

D.  Kurang dari 50

E.   Kurang dari 30

16.  Perubahan jumlah penduduk dunia dipengaruhi oleh faktor-faktor di bawah ini, kecuali

A.  Tingkat kelahiran dan kematian

B.  Tingkat migrasi neto

C.  Struktur umur

D.  Tingkat fertilitas total

E.   Rata-rata usia kawin

17.  Salah satu tujuan sensus penduduk adalah untuk mengetahui

A.  Pusat-pusat kebudayaan

B.  Pusat-pusat konsentrasi penduduk

C.  Perkembangan jumlah penduduk dari periode ke periode

D.  Gejala ada atau tidaknya kelebihan penduduk

E.   Daya dukung lingkungan terhadap penduduk

18.  Pencatatan penduduk yang dilakukan pada setiap orang yang dijumpai pada waktu pelaksanaan sensus disebut sensus ....

A.  House holder

B.  Canvasser

C.  De facto

D.  De jure

E.   Cacah jiwa

19.  Suatu negara dikatakan mempunyai penduduk ekspansif apabila.....

A.  Sebagian besar penduduk berada pada kelompok umur produktif

B.  Sebagian besar penduduk berada pada kelompok umur muda

C.  Sebagian besar penduduk berada pada kelompok umur tua

D.  Sebagian kecil penduduk berada pada kelompok umur muda

E.   Penduduk kelompok umur muda seimbang dengan kelompok umur tua

20.  Jika diperhatikan piramida penduduk di bawah ini akan kita ketahui bahwa ada komposisi penduduk yang tidak tercantum didalamnya, yaitu.....

A.  Daerah yang bersangkutan

B.  Umur

C.  Kelompok laki-laki

D.  Mata pencaharian

E.   Kelompok wanita

21.  Dengan melalui sensus penduduk dapat dapat diketahui hal-hal sebagai berikut, kecuali.....

A.  Penyebaran penduduk

B.  Jumlah penduduk

C.  Sensus penduduk berdasarkan pendidikan dan agama

D.  Kepadatan penduduk

E.   Kekayaan tiap penduduk

22.  Kualitas kesehatan dapat dilihat dari.....

A.  Angka harapan hidup

B.  Angka kematian

C.  Angka kelahiran

D.  Sarana kesehatan

E.   Distribusi penduduk

23.  Suatu negara yang mempunyai piramida penduduk berbentuk stasioner menunjukkan bahwa negara tersebut mempunyai.......

A.  Rasio beban tanggungan tinggi

B.  Pertumbuhan penduduk stabil

C.  Income penduduk baik

D.  Rasio beban tanggungan rendah

E.   Rasio beban tanggungan sedang

24.  Dari hasil penyusunan piramida penduduk dapat diketahui susunan penduduk menurut....

A.  Umur dan Jenis kelamin

B.  Jenis kelamin dan Pendidikan

C.  Pendidikan dan Jenis Pekejaan

D.  Jenis pekerjaan dan Umur

E.   Umur dan Pendapatan

25.  Faktor yang tidak dicatat dalam registrasi penduduk adalah....

A.  Kelahiran

B.  Kematian

C.  Pengangguran

D.  Migrasi

E.   Perceraian

 

 

 

 

============ Selamat Bekerja ==========

Cocokkan jawaban anda dengan kunci jawaban tes formatif yang terdapat dibagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban anda yang benar, kemudian gunakan rumus di bawah ini untuk mengetahui tingkat penguasaan anda terhadap materi KD 1.  

Rumus :

              clip_image042                                   

Artinya tingkat penguasaan yang anda capai:

                        90 %   - 100 %            =  Baik sekali

                        80 %  -  89 %              =  Baik

                        70 %  -  79 %              =  Cukup

                                 < 70 %                =  kurang

Apabila tingkat penguasaan anda mencapai 80 % ke atas, anda dapat meneruskan. Dibawah  80 %, anda harus mengulang belajar anda terutama bagian yang belum anda kuasai.

 

Ø  KUNCI JAWABAN TES FORMATIF

1.         C. pertumbuhan penduduk

2.         C. ekspansif

3.         C. angka harapan hidup

4.         B. Angka kelahiran kasar

5.         A. 124.230 jiwa

6.         D. dinamika penduduk

7.         A. tiap 100 penduduk wanita terdapat 0,72 pria

8.         A. kurang dari 20 tiap 1000 jiwa

9.         E. 0,2 orang

10.     D. sensus, registrasi, survei

11.     B. de facto

12.     C. 45

13.     E. Tingkat pendidikan

14.     B. 20

15.     E. kurang dari 30

16.     C. struktur umur

17.     C. perkembangan jumlah penduduk dari periode ke periode

18.     C. de facto

19.     B. sebagian besar penduduk berada pada kelompok umur muda

20.     D. mata pencaharian

21.     E. kekayaan tiap penduduk

22.     D. sarana kesehatan

23.     B. pertumbuhan penduduk stabil

24.     A. Umur dan Jenis kelamin

25.     C. pengangguran

 

 

 

Mengetahui

Kepala Sekolah

 

…………………………………

Guru Mata Pelajaran

 

 

 

________________________

NIP.

 

 

 

 

BUDAIRI

NIP. 104274026

 

0 Komentar Anda:

Posting Komentar

Komentarlah yang baik.
Tujukkan Karakter Bangsa Indonesia.