Sabtu, 06 Oktober 2012

Jurumiyah | Pengertian I'rob (ْإِعْرَب)

1
اَلْإِعْرَابُ هُوَ تَغْيِيْرُ أَوَاخِرِ اْلكَلِمِ، لِاخْتِلَافِ الْعَوَامِلِ الدَّاخِلَةَ عَلَيْهَا لَفْظًا أَوْ تَقْدِيْرًا.
I’rob (إِعْرَابْ) adalah perubahan akhir kalimat[1] yang disebabkan oleh masuknya amil (عَامِلْ). Bisa juga disebut perubahan pada lafadznya atau taqdirnya. Contohnya:
جَاءَ زَيْدٌ – رَاَيْتُ زَيْدًا – مَرَرْتُ بِزَيْدٍ
Pada contoh diatas perhatikan perubahan pada huruf dal (د). Pada contoh pertama di dzommah tanwin (دٌ), kedua di fathah tanwin (دًا), dan yang ketiga di kasroh tanwin (دٍ), itulah yang dimaksud dengan I’rob. Istilah kalimat dalam bahasa Arab, di Indonesia menjadi huruf. Satu kalimat berarti satu huruf.
وَأَقْسَامُهُ أَرْبَعَةٌ: رَفْعٌ، وَنَصْبٌ، وَخَفْضٌ، وَجَزْمٌ.
I’rob dibagi menjadi tiga yaitu: Yaitu Rofa’ (رَفْعٌ), Nasob(نَصْبٌ), Jer (خَفْضٌ \ جَرٌ), dan Jazem (جَزْمٌ).
فَلِلْأَسْمَاءِ مِنْ ذَلِكَ الرَّفْعُ، وَالنَّصْبُ، وَالْخَفْضُ، وَلَا جَزْمَ فِيْهَا.
I’rob yang bisa masuk pada kalimat isim ada tiga yaitu: Rofa’, Nasob dan Jer, sedangkan I’rob Jazem hanya khusus untuk kalimat fi’il.
وَلِلْأَفْعَالِ مِنْ ذَلِكَ الرَّفْعُ، وَالنَّصْبُ، وَالْجَزْمُ, وَلَا خَفْضَ فِيْهَا.
I’rob yang bisa masuk pada kalimat fi’il ada tiga yaitu: Rofa’, Nasob, dan Jazem, sedangkan I’rob Jer hanya khusus untuk kalimat isim.



[1] dalam bahasa Indonesia bisa disebut perubahan akhir huruf seperti dari kasroh ke dzommah, dari fathah ke kasroh dan lain sebagainya

Download Artikel

1 komentar:

  1. http://fananie-bu.blogspot.com/2012/03/normal-0-false-false-false.html

    BalasHapus

Komentarlah yang baik.
Tujukkan Karakter Bangsa Indonesia.