Minggu, 26 Februari 2012

Robotic | Belajar Mikrokontroler dan Robotika menggunakan Arduino

Leave a Comment
Dunia elektronika saat ini diramaikan dengan proyek-proyek membuat robot. Mulai dari robot mainan, sampai pada robot yang serius seperti robot pemadam api, robot produksi, dsb.
Kalau anda adalah seorang penggemar elektronika yang berangkat dari mengoprek radio dan amplifier, besar kemungkinan akan merasa repot kalau ingin mengembangkan hobby ke arah robotika atau peralatan elektronika yang dapat berhubungan dengan komputer misalnya. Ya, karena dunia elektronik sekarang sudah sangat jarang menggunakan komponen linear seperti dulu, tetapi sudah menggunakan mikrokontroler.
Mikrokontroler adalah adalah pengendali mikro yang berbentuk chip (atau IC) yang dapat diprogram menggunakan komputer. Di dalam chip tersebut terdapat ruang untuk menyimpan program dan ruang menyimpan data (EEPROM).  Mikrokontroler adalah otak elektronik yang dapat mengendalikan perangkat-perangkat elektronik lain nya. Misalnya mengendalikan relay, menampilkan gambar di LCD, dsb.
Kesulitan terbesar seorang pemula yang ingin membuat proyek mikrokontroler adalah dalam membuat program dan menanamkan program itu pada chip mikrokontroler. Tetapi beruntunglah sekarang ada sebuah kit mikrokontroler yang bisa membantu kita mempelajari mikrokontroler atau membuat robot. Nama kit tersebut adalah Arduino.
Apa itu Arduino?
Arduino adalah kit mikrokontroler yang serba bisa dan sangat mudah penggunaan nya. Dirancang khusus untuk pemula, tetapi pada kenyataan nya banyak dipakai oleh professional untuk membuat proyek-proyek elektronika. Saat ini Arduino sudah sangat populer dan sudah banyak dipakai untuk membuat proyek-proyek seperti drum digital, pengontrol LED, web server, MP3 player, pengendali robot, pengendali motor, sensor suhu/kelembaban, pengontrol kamera, dsb.
Arduino
Arduino terdiri dari hardware berupa Arduino Board dan software berupa Arduino IDE (Integrated Development Environment).
Arduino IDE
Arduino dihubungkan dengan komputer melalui koneksi USB. Setelah itu kita bisa mulai menulis program menggunakan Arduino IDE untuk ditanam pada Arduino Board tersebut. Cara menanamkan program ke Arduino sangat mudah, setelah program selesai di buat, kita tinggal klik tombol Upload dan dalam beberapa detik program kita masuk ke dalam chip.
Bagaimana mendapatkan Arduino?
Arduino adalah proyek open source. Artinya desain hardware maupun software terbuka untuk umum dan bisa dikembangkan sendiri kalau mau. Walaupun demikian, bagi seorang pemula mikrokontroler tentu akan repot membuat sendiri Arduino Board nya, karena untuk membuatnya diperlukan chip programmer (untuk menanamkan bootloader Arduino pada chip). Tetapi beruntung di Indonesia juga ada toko online yang menjual Arduino, yaitu di IndoRobotika.com.
Beli Arduino
Kalau anda ingin belajar elektronika/mikrokontroler, cobalah untuk membeli Arduino di IndoRobotika.com.  Setelah membeli Arduino, jangan lupa mengasah kemampuan anda dengan mempraktekan contoh-contoh proyek Arduino seperti yang ada di Freeduino.
Sumber Artikel

0 Komentar Anda:

Posting Komentar

Komentarlah yang baik.
Tujukkan Karakter Bangsa Indonesia.