Kamis, 04 November 2010

Ungkapan hati

Leave a Comment


Hanya satu
Telah kucuba meminta kasihmu
Biar menjadi ikatan abadi
Namun apa daya terlerai janji kita
Mungkin takdir yang meminta
Namun apa daya terlerai janji kita
Mungkin takdir yang meminta
Bermusim kita bersama
Menyemai ikatan cinta
Tak mungkin kasihku hilang
Kukunci hati untukmu
Ku genggam kenangan indah
Simpanlah senda gurauan
Andainya kau kerinduan
Itulah jadi penanwar
Sungguh ku terharu dan pilu
Kasih kusemai kau abaikan
Putusnya ikatan cinta
Mungkin tiada jodoh kita
Menangis hati ini
Ku juga bersimpati
Hancurnya harapanku
Maafkan sayang
Kasihmu yang berubah
Aku pun tak menyangka
Itulah alasanmu, pergilah sayang
Biar rindu di kejauhan
Menemani hati yang gelisah
Semoga bertemu jua kebahagiaan
Telah kucuba meminta kasihmu
Biar menjadi ikatan abadi
Namun apa daya terlerai janji kita
Mungkin takdir yang meminta
Namun apa daya terlerai janji kita
Mungkin takdir yang menimpa





Sering kau tanyakan cintaku dimana
Sering kau menuntut ucapan asmara
Tak mungkin berdusta perasaan ini
Dan kau tak mengerti dihati
Yang sebenarnya engkau aku cinta
Permata dalam rindu ku hadiah untukmu
Saling memerlukan bila berjauhan
Harap kau mengerti perasaan ini
Kelu resah bukan sandaran
Dan gelisah bukan hukuman
Kerana kau yang ku idamkan
Bukannya mainan
Seandainya kau mengetahui
Hanya engkau yang ku cinta
Itulah yang sebenar-benarnya
Yang sebenarnya engkau aku cinta
Permata dalam rindu ku hadiah untukmu
Saling memerlukan bila berjauhan
Harap kau mengerti perasaan ini
Kelu resah bukan sandaran
Dan gelisah bukan hukuman
Kerana kau yang ku idamkan
Bukannya mainan
Seandainya kau mengetahui
Hanya engkau yang ku cintai
Itulah yang sebenar-benarnya
Usah kau tanyakan cintaku dimana
Cukup kau menuntut ucapan asmara
Tak mungkin berdusta perasaan ini
Dan kau tak mengerti dihati.. kecilku…

0 Komentar Anda:

Posting Komentar

Komentarlah yang baik.
Tujukkan Karakter Bangsa Indonesia.